General

Hari Maulid Nabi saw Hari Persatuan Kaum Muslimin

8413594252_a423cceb34Tanggal 12 rabiul awal (RA) dikenal luas di kalangan ahlu sunnah wal jamaah sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad saw. Namun ada juga ulama ahlu sunnah yang lain seperti Mas’udi  berpendapat  bahwa tanggal kelahiran Nabi saw adalah 8 rabiul awal. Demikian pendapat Mas’udi yang dapat kita baca dalam kitabnya Muruj al-Dzahab. Dalam riwayat-riwayat Ahlul Bait dilaporkan bahwa beliau lahir tanggal 17 rabiul awal. Adapun tahun kelahirannya semua sepakat tahun 570 masehi atau 53 tahun sebelum hijrah. Read More »

Rahbar Pimpin Shalat Jenazah Ayatullah Mahdavi Kani

si3Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar  memimpin pelaksanaan shalat jenazah atas Ayatullah Mahdavi Kani, Ketua Dewan Pakar Kepemimpinan Iran.

IRNA (23/10) melaporkan, Rahbar, hari ini, Kamis (23/10) memimpin pelaksanaan shalat jenazah Ayatullah Mahdavi Kani di Universitas Tehran.

Tampak sejumlah pejabat tinggi negara, anggota Dewan Pakar Kepemimpinan, anggota Majelis Syura Islam dan berbagai kalangan masyarakat Iran lain ikut serta dalam shalat jenazah ini.

Selain memimpin shalat jenazah atas Ayatullah Mahdavi Kani, Rahbar juga membacakan doa untuk mantan Ketua Dewan Pakar Kepemimpinan Iran itu.

Setelah dishalatkan di Universitas Tehran, jenazah Ayatullah Mahdavi Kani akan dibawa ke Shahr-e Rey untuk dikebumikan di Haram Suci Abdul Azim Al Hassani.

Ayatullah Mahdavi Kani, yang pada 4 Juni 2014 setelah menghadiri haul Imam Khomeini ke-25 dan sekembalinya ke rumah mengalami serangan jantung dan dirawat di rumah sakit, Selasa (21/10) pada usia ke 84 tahun meninggal dunia. (IRIB Indonesia/HS)

 

Sumber : Irib Indonesia

Read More »

Ringkasan Pidato Rahbar di Hadapan Para Petugas Haji Iran

si2Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar menilai ibadah haji sebagai kesempatan terbaik untuk menghadapi konspirasi untuk memisahkan Iran dari Dunia Islam, menjawab keraguan-keraguan dan propaganda musuh Islam, dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan maknawi serta pemikiran umat.

Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Selasa (28/10) dalam pertemuannya dengan petugas haji tahun ini menegaskan, “Perencanaan untuk meningkatkan kinerja pelayanan haji dengan visi transformatif dan inovatif guna memenuhi kebutuhan maknawi dan intelektual umat, juga untuk menjawab keraguan dan propaganda musuh adalah sesuatu yang urgen.”

Ia menambahkan, “Membangun tembok untuk memisahkan Iran dan Dunia Islam merupakan salah satu langkah musuh persatuan umat Islam, dan semua harus menggunakan kesempatan haji dengan sebaik-baiknya sebagai medan umat Islam untuk meruntuhkan tembok ini dan merubah gambaran serta keyakinan keliru akibat propaganda musuh.”

Ayatullah Khamenei menganggap penting persatuan Islam sebagai kebutuhan nyata hari ini Dunia Islam. “Persatuan dan persaudaraan di antara umat Islam merupakan bagian dari ajaran Islam dan dalam hal ini, Iran tidak berkompromi dengan siapapun,” tegasnya.

Menurutnya, persatuan Islam bukan berarti berpindah keyakinan mazhab Islam. “Persatuan Islam yang merupakan slogan mendasar Republik Islam Iran, yaitu, umat Islam satu sama lain tidak bermusuhan dan saling membantu dalam masalah-masalah penting dunia,” katanya.

Ayatullah Khamenei juga menekankan urgensi mengenal potensi kerugian dan menemukan faktor-faktor efektif dalam menyikapi propaganda musuh. (IRIB Indonesia/HS)

 

Sumber : Irib Indonesia

 

 

 

 

Pesan Rahbar dalam Pertemuan Nasional Shalat di Ahvaz, Iran

siPemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar menekankan pentingnya evaluasi realistis atas hasil-hasil dari upaya yang sudah dilakukan dalam menyebarluaskan budaya shalat.

Read More »

Kajian Ilmu Hadis: Perlakuan Buruk Ahli Hadis Terhadap Nabi Muhammad saw.

Demi Kecintaan kepada Nabi yang suci dan dalam menyambut maulid manusia yang digelari rahmatan lil alamin, Nabi yang agung, pelopor dan teladan budi pekerti dan akhlak Karimah, Kami persembahkan artikel dibawah ini untuk membela kesucian beliau dari hadis-hadis pelecehan dan penghinaan terhadap pribadi beliau produk tiran dan kaum nawashib (pembenci keluarga Nabi saw.). sangat disayangkan hadis-hadis palsu ini banyak bertebaran di kitab-kitab hadis standar yang diakui keshahihannya -Abu Salafy-

Read More »

Arbain Syahadah Imam Husein

zakhmi_zuljana-normalTanggal 20 Shafar tahun 61 Hijriah, kafilah keluarga Rasulullah yang selamat dari tragedi Asyura kembali ke Karbala. Peristiwa ini terjadi tepat 40 hari setelah tragedi itu berlangsung. Tanggal 20 Shafar kemudian dikenang oleh para pengikut Ahli Bait sebagai hari “Arbain” atau hari ke-40.

 Berdasarkan catatan sejarah,  setelah berlangsungnya tragedi pahit Asyura,  kafilah keluarga Rasulullah yang tersisa, di antaranya Imam Zainal Abidin yang saat itu tengah sakit keras dan putranya Imam Baqir, beserta kaum perempuan, digiring oleh pasukan Ibnu Ziyad sebagai tawanan. Di Kufah, mereka menggugah kesadaran masyarakat tentang hakikat yang sebenarnya terjadi di Karbala. Sebagaimana yang dicatat secara cermat oleh para sejarawan, terjadi banyak distorsi yang dibuat oleh Ibnu Ziyad dalam menutup-nutupi hakikat perjuangan Imam Husein dan sahabat-sahabatnya hingga gugur syahid di Karbala.

Rombongan keluarga Rasulullah itu kemudian dikirim ke Syam untuk dipersembahkan kepada Yazid bin Muawiyah. Sisa rombongan itu tadinya diperkirakan akan dipermalukan oleh Yazid untuk akhirnya dibunuh. Akan tetapi, kefasihan Sayidah Zainab dalam menyampaikan hakikat Karbala kepada masyarakat Syam malah membuat kaum muslimin di sana menjadi tahu kejadian yang sebenarnya. Dengan demikian, keberadaan kafilah itu di Syam hanya membuat sosok Yazid semakin dibenci. Karena itulah Yazid tidak berani membunuh sisa kafilah tersebut. Yazid akhirnya malah membebaskan keluarga Rasulullah.

Sisa keluarga Rasulullah itu akhirnya bertolak dari Syam menuju Karbala, untuk melakukan prosesi pemakaman atas jenazah para syuhada Karbala. Pada saat yang sama, dari Madinah, sahabat Rasulullah yang sudah sangat tua, Jabir bin Hayyan al-Anshari juga bertolak ke Karbala. Pada tanggal 20 Shafar, kedua rombongan itu bertemu di tanah bersejarah saksi duka nestapa keluarga Rasulullah itu. (IRIB Indonesia)

 

Sumber :Irib Indonesia

Wasiat Imam Ali bagi Umat Islam

haider_ammer_hast-widePenulis terkemuka Lebanon, Khalil Gibran berkata, “Ali bin Abi Thalib syahid dengan keagungannya.Ia meninggal ketika menunaikan shalat dan hatinya dipenuhi kecintaan kepada Tuhan.” Bahkan di akhir hayatnya pun Amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib masih menyebarkan kebenaran ajaran Islam. Read More »

Rahasia Keabadian Asyura

zzzzzzzcedPeristiwa Karbala adalah satu dari sekian momentum historis yang memiliki kedudukan khusus. Meskipun terjadi tahun 61 Hijriah, tapi kejadian penting ini tidak lekang oleh zaman, dan terus hidup hingga kini. Padahal Khalifah Bani Umayah dan penerusnya telah melakukan berbagai cara untuk memberangus peristiwa agung ini dari memori umat Islam. Salah satu yang mereka lakukan adalah menjadikan hari Asyura sebagai kemenangannya yang dirayakan secara meriah dan suka cita. Ketika kebohongannya terungkap, mereka melakukan berbagai cara untuk menjustifikasi kezaliman Yazid yang dilawan dengan kesyahidan Imam Husein. Hingga kini, para pendukung Yazid berupaya menyimpangkan tujuan kebangkitan Imam Husein, dan menimbulkan masalah bagi para peziarah beliau, dan orang-orang yang mengenang perjuangannya.

Read More »

Sahabat Imam Husein as, Teladan bagi Pembela Imam Mahdi as

imam_hussain__s_helmet_by_nawabzDalam tulisan ini akan dijelaskan mengenai sebagian keistimewaan para sahabat Imam Husein as yang akan menjadi contoh bagi para penolong Imam Mahdi as. Ahlul Bait as sebagai penerus Rasulullah Saw berasal dari satu cahaya, di mana mereka mengejar tujuan yang sama. Keberadaan masing-masing dari mereka bagaikan sebuah lentera penerang dan bendera kebanggaan yang menunjukkan jalan yang benar dan sempurna kepada hamba-hamba Allah Swt dan mencegah mereka dari jalan yang sesat.

Read More »

Kepemimpinan Imam Sajjad as di Era Genting Sejarah Islam

136662829075537Tanggal 12 Muharram bertepatan dengan gugur syahidnya Imam Alibin Husein atau Imam Sajjad as. Imam yang setelah tragedi Asyura pada tahun 61 Hijriah, memikul tugas sebagai pemimpin umat Islam dan pada tahun 94 Hijriah, gugur syahid karena diracun oleh penguasa Dinasti Umawiyah saat itu, Hisyam bin Abdulmalik.

Read More »