Berita

Opini – Persoalan Rekrutmen Guru

Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan peristiwa penganiayaan atas seorang guru di Sampang, Madura. Penganiayaan itu berujung kematian sang guru. Bertambah hebohlah peristiwa itu tatkala diketahui bahwa penganiayanya adalah muridnya sendiri. Guru Budi (Ahmad Budi Cahyono), begitu ia akrab disapa, adalah contoh hubungan buruk guru dan murid dewasa ini.

Kejadian ini menyusul munculnya regulasi negara tentang perlindungan guru. Sekelompok pemerhati pendidikan memperjuangkan nasib guru agar tidak dengan gampang dihukum hanya karena memberi sanksi fisik kepada muridnya. Memang dilematis karena fakta tentang kekerasan terhadap murid oleh gurunya bukanlah hal yang gampang disembunyikan. Padahal, teori pendidikan menegaskan bahwa kekerasan apapun, mental maupun fisik, hanyalah akan menjerumuskan peserta didik walau niatnya untuk mendidik.

Jalan tengah harus segera ditemukan. Guru yang berkarakter memiliki wawasan teoretik mengenai psikologi perkembangan anak, konsep pendidikan serta metode dan pendekatan edukatif yang mumpuni dalam penanganan murid atau siswa.

Bukan hanya itu. Tantangan seorang guru adalah menghidupkan kepribadian pendidik di dalam dirinya sendiri. Sosoknya harus dapat diteladani oleh masyarakat dan dipanuti oleh murid atau siswanya baik di dalam maupun di luar sekolah. Sayangnya, juga banyak beredar rekaman yang memperlihatkan sekelompok guru perempuan bergoyang erotis di depan kamera. Pendidikan kehilangan elan vital justru di tangan gurunya sendiri. Apa yang harus dilakukan?

Bukan sekadar menegakkan peraturan yang dapat memberi sanksi pelanggar atau penghargaan kepada yang berprestasi, namun perlu dimulai kembali membahas dan menelaah sistem rekrutmen guru.

Dulu ada Sekolah Pendidikan Guru (SPG) sebagai sekolah kejuruan tingkat menengah atas yang khusus menggembleng para calon pendidik. Mereka dibekali teori, praktik, hingga karakter seorang guru. Begitu juga Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP), sebuah perguruan tinggi tempat para calon guru dipersiapkan untuk mengelola pendidikan yang bermartabat. Ada baiknya, pemerintah ikut melihat kembali lembaga rekrutmen guru di Indonesia, sebelum segalanya diserahkan kepada sosok yang bukan ahlinya. (Abu Mufadhdhal)

Related posts:

Pasar Loak JatinegaraNasib Medali Seroja di Pasar Loak Jatinegara IZ. Muttaqin DarmawanMengapa Imam Husain Menjadi Simbol Abadi Perjuangan Moral Universal? Mearajut Tali PersaudaraanMerajut Toleransi Di Tengah Perbedaan muslim-familyPeran Ibu dalam Mendidik Anak

Rezeki Lancar dengan Taubat dan Istighfar

rezeki

Sempitnya rezeki bukan hal yang mudah dihadapi bagi sebagian orang. Beragam cara dilakukan untuk mencari jalan penyelesaian; dari yang lurus-lurus saja hingga ada yang gelap mata sampai rela menerobos rambu-rambu agama.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula; sebuah peribahasa yang mungkin tepat untuk menggambarkan orang yang seret rezekinya namun menempuh jalur “tak wajar” sebagai jalan keluar. Bukan solusi yang didapat akan tetapi justru terjerumus makin dalam atas permasalahan yang dihadapi.

Imam Baqir as berkata, “Ketika Seorang hamba melakukan dosa, dikarenakan dosa tersebut rejekinya menjadi sempit.” (Al-Kafi, jilid 2, hal 270).

Ketika seseorang sudah berusaha semaksimal mungkin dalam menjemput rezekinya, akan tetapi jalan buntu selalu menghadang, lantas aplagi harus dilakukan?

Pada tulisan kemarin telah dibahas mengenai tiga cara untuk membuka pintu rejeki. Masihkan ada cara lain?

Beristighfar dan memohon ampun pada Allah Swt. adalah cara tepat yang diajarkan dalam Islam.

Imam Ali as berkata, “Ketika rezekimu sempit maka meminta ampunlah dan beristighfar kepada Allah swt sehingga Dia melimpahkan rejekimu.” (Tuhaful ‘Uqul, hal 174).

Serta Allah Swt berfirman dalam Q.S Hud, ayat 3;

وَ أَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتاعاً حَسَناً إِلى‏ أَجَلٍ مُسَمًّى…

Dan hendaklah kalian memohon ampunan kepada Tuhan kalian dan bertobat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepada kalian sampai waktu yang telah ditentukan…

Ayatullah Makarim Syirazi dalam menafsirkan ayat ini (dengan memperhatikan ayat-ayat sebelumnya) berkata bahwa ketika seseorang meng-Esa-kan Allah Swt., mengimani Nabi-Nya, dan beristighfar maka Allah akan menganugerahkan kebahagiaan dan kenikmatan selama hidup di dunia kepadanya. (Tafsir Nemuneh, jild 9, hal 11).

Dari hadis dan ayat al-Quran ini, bisa dipahami bahwa beristighfar itu mempunyai pengaruh dalam kehidupan kita dan ia mempunyai kekuatan tersendiri dalam mengubah keadaan kita sebagai manusia. Lalu yang harus diperhatikan selanjutnya adalah memohon ampun secara berkesinambungan dan dengan hati merendah kepada Keagungan Allah Swt. disertai juga harapan akan Rahmat-Nya.

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah menghindari hal-hal yang membuat rezeki seret. Rasulullah Saw bersabda “Siapa saja yang tidak memenuhi hak-hak saudara sesama Muslim, Allah Swt akan mengambil keberkahan rezekinya, kecuali dia bertaubat.” (Amali Shaduq, hal 350).

Dari sini kita dapati bahwa dengan beristighfar dan bertaubat dan memenuhi hak-hak saudara sesama Muslim maka inshaAllah, Allah Swt. akan membukakan kembali pintu-pintu rezeki yang sedang tertutup. (Sutia/MZ)

Related posts:

Pasar Loak JatinegaraNasib Medali Seroja di Pasar Loak Jatinegara cara membuka pintu rezekiCara Membuka Pintu Rezeki 451877Klarifikasi Menag soal Sertifikasi Khatib 466739Menag Apresiasi Ikadi Lakukan Sertifikasi Dai

Dr. Muhsin Labib: Relevansi Revolusi Islam Iran dengan Bangsa Indonesia

Untitled

Dr. Muhsin Labib: Relevansi Revolusi Islam Iran dengan Bangsa Indonesia dalam acara “Revolusi Islam Iran dan Peradaban Baru” di ICC Jakarta 13 Februari 2018.

Related posts:

940117ac-1573-40b4-a4f9-3da22bf23043Kemajuan Iran Pasca Revolusi Islam iran jadi1Indonesia-Iran Jalin Kerjasama di Bidang Teknologi Nano Screenshot_2017-09-21-18-00-35_com.android.chrome_1505991678165Himbauan Ormas Islam Ahlulbait Indonesia terkait Aksi Umat Islam di Monas Brigjen Hossein Ashtari, Kepala Kepolisian RII.Brigjen Ashtari: Kelompok Anti-Revolusi Islam Iran Berhasil Diatasi

Ghasemi: Iran akan Membantu Rekonstruksi Irak

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Ghasemi mengatakan, pemerintah Tehran akan melanjutkan peran dukungan dan konstruktifnya guna membantu merekonstruksi dan mengembangkan ekonomi Irak.

Ghasemi mengungkapkan hal itu pada hari Senin (12/2/2018) ketika mengabarkan partisipasi Mohammad Javad Zarif, Menlu Iran dalam Konferensi Internasional Kuwait untuk Rekonstruksi Irak yang digelar pada 12-14 Februari.

“Republik Islam Iran menyambut Konferensi Internasional Rekonstruksi Irak dan menganggap partisipasi masyarakat internasional dalam proses rekonstruksi negara ini sebagai penting,” kata Ghasemi ketika menyebut Irak sebagai negara tetangga dan sahabat Iran, seperti dilansir IRNA.

Ia menambahkan, Iran tidak memiliki keraguan untuk mendukung rakyat dan pemerintah Irak seperti dukungannya dalam menumpas terorisme di negara ini.

Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk Irak juga mengatakan, pemerintah Tehran akan membantu dan bekerjasama dengan pemerintah Baghdad untuk merekonstruksi Irak seperti bantuannya dalam perang melawan terorisme.

Krisis Irak meletus pada tahun 2014 menyusul serangan luas kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) yang memperoleh dukungan dari Arab Saudi dan Amerika Serikat.

Serangan luas tersebut bertujuan untuk mengubah perimbangan di kawasan yang menguntungkan rezim Zionis Israel.

Pasukan Irak dengan bantuan penasihat militer Iran pada hari Jumat, 17 November 2017 berhasil membebaskan kota Rawa di Provinsi al-Anbar, barat Irak dari pendudukan teroris Daesh.

Kota Rawa merupakan pangkalan terakhir kelompok teroris takfiri Daesh di Irak. Dengan demikian, pembebasan kota ini berarti berakhirnya Daesh di Irak. (Parstoday)

Related posts:

barack-obama-dan-hassan-rouhani-_130929205942-123Israel Khawatirkan Kedekatan Obama-Rouhani 0932361Bom-Mobil-di-Sadr-City780x390Sembilan Bom Hantam Permukiman Syiah di Baghdad, 30 Tewas erdoganQatar Diasingkan Tetangganya, Turki Turun Tangan Membantu timnas iranDemi Palestina, Tim Olahraga Iran Menolak Berhadapan dengan Tim Israel

Serangan Terbaru Saudi Renggut Nyawa Tujuh Warga Sipil Yaman

Arab Saudi melanjutkan serangan udaranya ke Yaman dan menyebabkan beberapa warga sipil tewas dan terluka.

Menurut IRNA, serangan udara militer Arab Saudi ke Provinsi Taiz, barat daya Yaman pada Senin (12/2/2018) malam merenggut nyawa tujuh warga sipil.

Dalam insiden tersebut, jet tempur Arab Saudi membombardir warga yang berkumpul di sumur di distrik as-Silw, selatan Provinsi Taiz. Serangan ini juga menyebabkan beberapa warga sipil terluka.

Jet-jet tempur Arab Saudi telah berulang kali secara sengaja menarget warga sipil Yaman di berbagai daerah negara ini.

4bhjcde2c79d981i4p_800C450 (1)

Agresi militer Arab Saudi ke Yaman yang memperoleh dukungan dari AS dimulai sejak 26 Maret 2015. Invasi militer ini telah menghancurkan infrastruktur vital negara ini seperti rumah sakit, sekolah, pasar, pelabuhan, bandara, jaringan air dan fasilitas publik lainnya. Blokade pasukan agresor juga semakin menambah penderitaan rakyat Yaman.

Menyebarnya penyakit kolera akibat hancurnya insfrastruktur kesehatan Yaman telah mengancam nyawa rakyat negara ini. Selain itu, rakyat Yaman menghadapi kekurangan bahan makanan dan obat-obatan.

Pusat Hak Asasi Manusia Yaman mengumumkan bahwa agresi militer Arab Saudi ke Yaman hingga di hari ke-1000 dari serangan ini telah merenggut nyawa 13.603 warga sipil dan melukai 22.289 lainnya. (Parstoday)

Related posts:

Rudal jadi1Pasukan Yaman Tembak Jatuh Drone Spionase Saudi 4bmx340550d497qp0o_800C450Ulama Yaman Reaksi Pernyataan Terbaru Liga Arab 4bplf841b1ba10zjuq_800C450Hujan Rudal di Arab Saudi dari Yaman saudi-anggap-laporan-pbb-soal-683-anak-korban-perang-di-yaman-menyesatkan-pSqxhGbmx4 (1)Perang Arab Saudi dan Kerusakan Infrastruktur Pendidikan Yaman

Cacatnya Agama adalah Kefanatikan

Rasulullah Saw bersabda: “Cacatnya agama adalah kefanatikan”.

(Mizanul Hikmah, jil.1, hal.245, hadis No.647; Khanz al-Ummal, hadis No.44091)WhatsApp Image 2018-02-13 at 15.34.14

Related posts:

benderra_abi 1Pesan Rasulullah SAW tentang Persaudaraan Ahlulbait Indonesia 271Pesan Rasulullah SAW tentang Salat Lima Waktu Ahlulbait Indonesia 86Adab Mempekerjakan Seseorang 1234Fatimah Az-Zahra Belahan Jiwa Rasulullah SAW

Cara Membuka Pintu Rezeki

cara membuka pintu rezeki

Salah satu keadaan nyata dalam kehidupan adalah sempitnya pintu rezeki yang menimpa seseorang. Hal demikian terkadang membuat seseorang menjadi gelap mata hingga tidak mau peduli terhadap orangtua, atau seorang suami menelantarkan istri dan anak-anaknya dengan tidak memberikan nafkah kepada mereka. Padahal, terdapat banyak riwayat menyatakan bahwa membantu orangtua dan menafkahi keluarga sesuai hak-hak mereka justru akan membuka pintu rezeki baginya.

Dalam sebuah riwayat, Nabi Saw. bersabda, “Siapa saja yang berbuat baik kepada orangtuanya dan menjalin silaturahmi maka aku akan memastikan bahwa ia akan mendapatkan harta yang berlimpah, umur yang panjang, dan cinta dari hati keluarganya.” (Buku 40 hadits dari Maksumin, hal 207). Selain itu Imam Shadiq as berkata, “Barang siapa yang dengan benar (sesuai hak-hak anggota keluarga) menafkahi keluarganya maka hartanya akan berlimpah.” (ibid, hal 208).

Berkenaan dengan ini pula, Imam Ali as berkata, “…harusnya manusia ingat pada tiga keadaan yang mana pada saat itu mereka tidak bisa melakukan apa-apa namun Allah Swt. memberikan rezeki padanya. Yaitu ketika ia di dalam rahim seorang ibu, ketika ia menyusu pada ibu, dan ketika ia (masih anak-anak) bergantung pada rezeki orangtuanya…” (ibid, hal 207). Sebuah gambaran tatkala seseorang berada dalam kondisi tak berdaya, ada Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang selalu memperhatikan kita.

Dari sini kita dapati tiga cara untuk membuka pintu rezeki. Pertama, dengan berbakti kepada kedua orangtua. Kedua, menafkahi keluarga sesuai hak-hak mereka, dan yang ketiga yakin pada Kasih Sayang Allah Swt. InshaAllah dengan mengamalkan ketiganya, Allah akan mengalirkan, menambah, dan membuka lebar pintu rezeki kita. (Sutia)

Related posts:

tes1Rela dengan Rezeki yang Sedikit 524040_3355105329042_856058102_nPewaris Ilmu Nabi SAW WhatsApp Image 2017-11-09 at 19.57.56Arbain, Upaya Menggali Spirit Perjuangan Imam Husain a.s. tessssMemperbaiki Hubungan dengan Allah

Prof. Musni Umar: Tidak Ada Kerukunan Tanpa Keadilan

Pandangan Prof. Musni Umar tentang Kerukunan Bangsa. Disampaikan di acara “Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa.” Acara Musyawarah diselenggarakan oleh Kantor Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban, di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta 8-10 Februari 2018.

Selengkapnya simak video berikut:

Terkait:

Pandangan Prof. Musni Umar terkait Konflik Internal Umat Islam

Pidato Sambutan Prof. Din Syamsuddin dalam Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa

Ketua Umum ABI di Acara Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa

Related posts:

din syamsuddinDin : Ulama Harus Tampil Sebagai Juru Damai cak-nun-minta-kemenag-kampanyekan-kerukunan-agama-kenapa-seOBertemu Menag, Cak Nun Minta Kampanyekan Kerukunan Agama Prof. Musni UmarProf. Musni Umar: Konflik Internal Umat Islam Banyak Direkayasa Oleh Barat WhatsApp Image 2018-02-10 at 18.34.26Tujuh Pokok Hasil Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa

Prof. Musni Umar: Konflik Internal Umat Islam Banyak Direkayasa Oleh Barat

Pandangan Prof. Musni Umar tentang konflik di internal umat islam. Disampaikan di sela acara “Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa.” Acara Musyawarah diselenggarakan oleh Kantor Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban, di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta 8-10 Februari 2018.

Selengkapnya simak video berikut:

Terkait:

Pandangan Prof. Musni Umar tentang Kerukunan Bangsa

Pidato Sambutan Prof. Din Syamsuddin dalam Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa

Ketua Umum ABI di Acara Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa

Related posts:

Dua tahun berlalu, pengungsi Syiah Sampang masih terlunta-lunta di penampunganRekonsiliasi Langkah Utama Atasi Konflik Sampang din syamsuddinDin : Ulama Harus Tampil Sebagai Juru Damai Screenshot_2017-09-21-18-00-35_com.android.chrome_1505991678165Himbauan Ormas Islam Ahlulbait Indonesia terkait Aksi Umat Islam di Monas 506645Di Kairo, Menag Ajak Umat Islam Bersatu Bela Palestina

Tujuh Pokok Hasil Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa

WhatsApp Image 2018-02-10 at 18.34.26

TUJUH POKOK HASIL MUSYAWARAH BESAR PEMUKA AGAMA UNTUK KERUKUNAN BANGSA

Jakarta 8-10 Februari 2018

HASIL RUMUSAN ISU 1

PANDANGAN DAN SIKAP UMAT BERAGAMA TENTANG NKRI YANG BERDASARKAN PANCASILA

  1. Pemuka Agama di Indonesia meneguhkan kesepakatan para pendiri bangsa, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila adalah bentuk terbaik dan final bagi bangsa Indonesia dan oleh karena itu harus dipertahankan keutuhannya.
  1. Pemuka Agama di Indonesia meyakini bahwa Pancasila yang menjadi dasar NKRI merupakan kenyataan historis, sosiologis, antropologis, pengakuan teologis, dan kristalisasi nilai-nilai agama. Indonesia adalah rumah bersama bagi semua elemen bangsa Indonesia yang majemuk. Oleh karena itu, umat beragama harus berkomitmen mempertahankan NKRI melalui pengamalan sila-sila dalam Pancasila secara sungguh-sungguh dan konsisten.
  1. Pemuka Agama di Indonesia memandang bahwa semua upaya yang ingin mengubah NKRI yang berdasarkan Pancasila merupakan ancaman serius bagi eksistensi bangsa dan negara Indonesia. Terhadap mereka yang ingin melakukan hal demikian perlu dilakukan pendekatan yang dialogis dan persuasif melalui pendidikan dan penyadaran untuk memahami dan menerima NKRI berdasarkan Pancasila.

HASIL RUMUSAN ISU 2

PANDANGAN DAN SIKAP UMAT BERAGAMA TENTANG INDONESIA YANG BERBHINNEKA TUNGGAL IKA

  1. Pemuka Agama di Indonesia meyakini bahwa kebhinnekaan adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia, yang harus disyukuri dan dikelola sebagai kekuatan dan keunggulan yang berbhinneka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI.
  1. Pemuka Agama di Indonesia memandang perlunya memperkuat sikap inklusif demi keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk. Untuk itu perlu dikembangkan budaya kerjasama sehingga dapat hidup berdampingan secara damai, toleran dan saling menghargai / menghormati satu sama lain.
  1. Pemuka Agama di Indonesia berperan aktif dalam mendorong keluarga, masyarakat, pemerintah dan media massa untuk memberikan pendidikan kebhinnekaan kepada seluruh elemen bangsa melalui internalisasi nilai-nilai kebhinnekaan menjadi bagian dari pembangunan karakter bangsa.

HASIL RUMUSAN ISU 3

PANDANGAN DAN SIKAP UMAT BERAGAMA TENTANG PEMERINTAH YANG SAH HASIL PEMILU DEMOKRATIS BERDASARKAN KONSTITUSI

  1. Pemuka Agama di Indonesia memandang bahwa Pemilu adalah sarana konstitusional yang beretika, yakni jujur dan adil, untuk melahirkan pemerintahan yang sah dan legitimate sesuai kehendak rakyat. Oleh karena itu, segenap rakyat harus menerima, menghormati, dan mendukung pemerintahan.
  1. Pemuka Agama di Indonesia berpesan kepada pemerintahan hasil pemilu yang demokratis berdasarkan konstitusi agar mengemban amanat rakyat secara amanah, dan bertanggung jawab demi terwujudnya kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia secara proposional.
  1. Pemuka agama di Indonesiaberpesan agar pemerintah melangsungkan pembangunan nasional sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
  1. Pemuka agama berkewajiban untuk mengingatkan pemerintah (eksekutif, legislatif, yudikatif) agar tetap konsisten menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai yang di amanatkan Undang Undang Dasar 1945.

HASIL RUMUSAN ISU 4

PANDANGAN DAN SIKAP UMAT BERAGAMA TENTANG ETIKA KERUKUNAN ANTAR-UMAT BERAGAMA 

  1. Setiap pemeluk agama memandang pemeluk agama lain sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan dan saudara sebangsa.
  1. Setiap pemeluk agama memperlakukan pemeluk agama lain dengan niat dan sikap baik, empati, penuh kasih sayang, dan sikap saling menghormati.
  1. Setiap pemeluk agama bersama pemeluk agama lain mengembangkan dialog dan kerjasama kemanusiaan untuk kemajuan bangsa.
  1. Setiap pemeluk agama tidak memandang agama orang lain dari sudut pandangnya sendiri dan tidak mencampuri urusan internal agama lain.
  1. Setiap Pemeluk agama menerima dan menghormati persamaan dan perbedaan masing-masing agama dan tidak mencampuri wilayah doktrin/akidah/keyakinan dan praktek peribadatan agama lain.
  1. Setiap pemeluk agama berkomitmen bahwa kerukunan antar umat beragama tidak menghalangi penyiaran agama, dan penyiaran agama tidak mengganggu kerukunan antar umat beragama.

HASIL RUMUSAN ISU 5

PANDANGAN DAN SIKAP UMAT BERAGAMA TENTANG PENYIARAN AGAMA DAN PENDIRIAN RUMAH IBADAT

  1. Pemuka Agama di Indonesia memandang bahwa penyiaran agama hendaknya tetap dalam semangat menghormati dan menghargai agama lain, serta menghindari berbagai cara yang dapat menimbulkan prasangka saling merebut umat agama lain, dan tidak menggunakan simbol-simbol khas agama lain dalam penyiaran agama. Dengan demikian penyiaran agama tidak mengganggu kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama.
  1. Pemuka Agama di Indonesia memandang bahwa dalam pendirian rumah ibadat penting mengacu pada regulasi yang diatur dalam Peraturan Bersama Menteri (PBM) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, karena hal ini merupakan kesepakatan tokoh-tokoh agama, bukan dimaksudkan untuk kepentingan salah satu agama atau menghambat agama lain, akan tetapi dimaksudkan untuk mengatur kehidupan beragama agar memberikan kepastian serta tidak menimbulkan multitafsir yang justru akan dapat mengakibatkan ketidakrukunan di antara umat beragama di akar rumput. Oleh karena itu di sinilah pentingnya penegakan hukum dengan bijak, berkeadilan, dan memberikan kepastian hukum.
  1. Pemuka Agama di Indonesia memandang bahwa selama belum menjadi UU maka PBM perlu terus menerus disosialisasikan kepada kepala daerah dan penerapannya dimaksimalkan.

HASIL RUMUSAN ISU 6

TENTANG ETIKA INTRA UMAT BERAGAMA

  1. Pemuka agama sepakat bahwa kerukunan intra agama akan sangat mempengaruhi kerukunan antar agama.
  1. Pemuka agama sepakat masalah intra agama terutama disebabkan oleh ketidaksedian menerima pluralitas intra agama.
  1. Pemuka agama menegaskan masalah intra agama diselesaikan oleh masing-masing agama.
  1. Pemuka agama menegaskan bahwa agama tidak boleh dimanupulasi oleh pihak manapun dan untuk kepentingan apapun.
  1. Pemuka agama menegaskan bahwa setiap anggota umat beragama dan pihak-pihak yang berkepentingan wajib berkontribusi positif bagi kerukunan intra agama maupun antar agama.

HASIL RUMUSAN ISU 7

TENTANG FAKTOR-FAKTOR NON-AGAMA YANG MENGGANGGU KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

DASAR PEMIKIRAN

  1. Bangsa Indonesia masih menghadapi masalah Ketidakadilan, kemiskinan, kesenjangan ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya yang berdampak pada tegaknya stabilitas sosial dan kerukunan umat beragama di Indonesia.
  2. Lemahnya penegakan hukum yang berkeadilan tanpa diskriminasi untuk semua umat beragama, serta kebijakan Pembinaan dan Pelayanan yang belum merata bagi seluruh Bangsa Indonesia.
  3. Krisis relasi sosial, dekadensi moral, narkoba, termasuk perilaku seks bebas di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dipengaruhi oleh media sosial dan media massa.
  4. Penyalahgunaan kekuasaan ekonomi dan politik untuk meraih dukungan umat beragama.
  5. Konflik Internasional yang berdampak negatif kepada persatuan dan kerukunan Bangsa.

REKOMENDASI

A. KEPADA PEMERINTAH

  1. Meminta kepada Pemerintah dan DPR RI harus membuat Undang-Undang yang isinya memberi keberpihakan dan perlakuan khusus pada seluruh Bangsa Indonesia yang tertinggal dan masih lemah di bidang ekonomi.
  2. Mendesak Pemerintah untuk mengatasi kesenjangan social, menegakkan keadilan ekonomi dan pembagian distribus asset nasional secar adil dan merata.
  3. Mendesak kepada Pemerintah harus menegakkan hukum secara adil dan merata untuk menjamin terciptanya stabilitas dan kerukunan umat beragama.
  4. Meminta kepada Pemerintah harus tegas, adil dan merata dalam menegakkan hukum bagi pelanggar Undang – undang ITE.
  5. Mendesak Pemerintah (dalam hal ini Kejaksaan, Kepolisian) supaya lebih tegas dan adil dalam menegakkan hukum.
  6. Meminta kepada seluruh Guru, Dosen dan Pemuka Agama supaya berpartisispasi dalam menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila di berbagai institusi terutama institusi pendidikan formal dan non-formal.
  7. Mendesak Pemerintah untuk mengutamakan pendidikan dalam pembangunan seperti pengadaan dan pengangkatan guru agama di seluruh wilayah Indonesia untuk mempercepat kebangkitan dan kemajuan seluruh Bangsa Indonesia.
  8. Mendesak kepada aparatur Negara seperti KPU,Bawaslu, dan lembaga pemerintahan yang lain perlu melakukan tindakan tegas terhadap penyimpangan dalam pelaksanaan politik praktis dengan mengedepankan norma-norma etika berpolitik yang benar.
  9. Meminta kepada Pemerintah di setiap provinsi sebaiknya memfasilitasi pendirian rumah- rumah ibadah seperti di Taman Mini Indonesia Indah.
  10. Meminta Pemerintah untuk tidak memunculkan Peraturan Daerah yang diskriminatif.

B. KEPADA LEGISLATIF

DPR RI diharapkan memihak kepada rakyat antara lain dengan menyediakan anggaran yang memadai bagi pembinaan Sumber Daya Manusia dan kerukunan umat beragama, serta membuat Undang – Undang yang melindungi semua agama terhadap upaya penistaan dan penodaan agama.

C. KEPADA MEDIA

  1. Kepada pengguna media sosial dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat supaya menggunakan bahasa yang santun dan Bertanggung jawab demi tegaknya stabilitas sosial di dalam masyarakat.
  2. Media massa harus adil dalam memberitakan masalah – masalah sosial yang terjadi di masyarakat dan tidak boleh memihak kepada siapapunjuga.

D. KEPADA PEMUKA AGAMA DAN PENDIDIK

  1. Pemuka agama harus menjadi teladan dan pelopor kerukunan antar umat beragama.
  2. Pemberdayaan ekonomi umat menjadi solusi bersama. Supaya Umat beragama membentuk kelompok binaan usaha di semua tingkatan untuk memajukan ekonomi kerakyatan.
  3. Agar organisasi – organisasi agama di Indonesia supaya berpartisipasi dalam mewujudkan perdamaian dunia khususnya dalam menyelesaikan konflik – konflik yang bernuansa Agama.
  4. Meminta kepada seluruh Guru, Dosen dan Pemuka Agama supaya berpartisispasi dalam menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila di berbagai institusi terutama institusi pendidikan formal dan non-formal.

Terkait:

Prof. Musni Umar: Konflik Internal Umat Islam Banyak Direkayasa Oleh Barat

Prof. Musni Umar: Tidak Ada Kerukunan Tanpa Keadilan

Prof. Din Syamsuddin: Kedepankan Dialog Untuk Cegah Potensi Konflik

Ketum ABI: Mari Kita Saling Menghargai Dalam Kebhinnekaan

 

 

Related posts:

Megawati-InstituteNasionalisme Kebangsaan Soekarno cak-nun-minta-kemenag-kampanyekan-kerukunan-agama-kenapa-seOBertemu Menag, Cak Nun Minta Kampanyekan Kerukunan Agama 506087Menag: Agama Tidak Hanya Bisa Didekati Dengan Nalar, Tapi Juga Dengan Rasa Prof. Musni UmarProf. Musni Umar: Tidak Ada Kerukunan Tanpa Keadilan