Monthly Archives: May 2017

Trump dan Netanyahu Tebar Proyeksi Anti Iran

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu Senin (22/5) saat jumpa pers bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di al-Quds pendudukan mengatakan dirinya memuji eskalasi kebijakan permusuhan Washington terhadap Republik Islam Iran.

FNA melaporkan, Netanyahu dengan klaim bahwa Iran mendukung terorisme menuntut kerjasama Israel dan Amerika untuk melawan Tehran.

Perdana menteri Israel juga di awal jumpa pers saat mengucapkan selamat datang kepada Trump di al-Quds pendudukan mengklaim, kota ini adalah ibukota abadi Israel.

Sementara itu, Trump di jumpa pers tersebut juga mengklaim, Republik Islam Iran merupakan ancaman bagi kawasan Timur Tengah.

Klaim tak berdasar dan berulang Trump serta Netanyahu anti Iran sebagai kepanjangan dari program Iranphobia yang terus ditindaklanjuti oleh pemimpin Amerika dan Arab Saudi di kunjungan presiden Amerika ke Riyadh pekan ini.

Presiden Amerika di lawatan luar negerinya yang pertama hari Sabtu tiba di Riyadh, Arab Saudi dan menghadiri konferensi negara-negara Islam dan Amerika.

Para pemimpin Arab Saudi dan Amerika di konferensi ini berusaha keras mengenalkan Iran sebagai bagian dari kendala kawasan. Upaya menggelikan ini dilakukan di saat Arab Saudi dan Amerika dengan dukungan penuhnya terhadap teroris, menjadi pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan di negara-negara seperti Yaman, Suriah dan Irak.

Trump tiba di Palestina pendudukan hari Senin. Pejabat rezim Zionis dan Arab Saudi senantiasa menyebut Trump sebagai pendukung kuat Tel Aviv dan Riyadh.

Menurut pejabat Gedung Putih tujuan kunjungan Trump ke Arab Saudi adalah mengucilkan Republik Islam Iran yang memainkan peran signifikan dalam memerangi teroris di kawasan.

Related posts:

barack-obama-dan-hassan-rouhani-_130929205942-123Israel Khawatirkan Kedekatan Obama-Rouhani Upaya Ulama Terkemuka Dua Mazhab Merajut Ukhuwah Sunni-Syiah 18dadb74-bb22-49b3-a6de-d9d18fae8326_169Iran Tanggapi Sanksi AS terkait Uji Coba Rudal 4bmx072669a0b0qv5a_800C450Jabat Tangan Raja Saudi dengan Melania Trump Dihujat Media Pakistan

Jabat Tangan Raja Saudi dengan Melania Trump Dihujat Media Pakistan

Koran Daily Pakistan yang merupakan media pro-infiltrasi rezim Al-Saud dan Wahabisme di Pakistan, mereaksi perilaku Raja Saudi yang bertentangan dengan agama Islam dan menulis, “Tersebar foto Raja Arab Saudi yang membuat seluruh dunia tercengang.”

Raja Arab Saudi dalam sebuah aksi aneh dan bertentangan dengan Al-Quran, menjabat tangan Melania Trump, istri Presiden AS Donald Trump.

Aksi Raja Saudi ini dengan cepat dipublikasikan berbagai media dan tidak menyisakan ruang bagi media-media pro-Saudi untuk memberikan justifikasi.

Daily Pakistan dalam beberapa hari terakhir menekankan kebodohan para pemimpin negara-negra Islam menyetujui dan menghadiri konferensi yang diprakarsai oleh Trump dan mengikritik mereka agar lebih bertakwa.

Daily Pakistan merupakan salah satu media Pakistan yang paling pro rezim Al-Saud.  Melalui koran tersebut, rezim Al-Saud berusaha menutupi citra radikalnya di Pakistan dan tampil sebagai sebuah kekuatan moderat.

Konferensi kolektif Trump dengan para pemimpin negara Arab-Islam, berakhir Ahad malam (21/5/2017) di Riyadh, tanpa tercapai kesepakatan apapun.

Sumber: ParsToday

Related posts:

Peran Penting Saudi Dalam Pembantaian Muslimin SuriahPeran Penting Saudi Dalam Pembantaian Muslimin Suriah tentara-israel-menahan-seorang-warga-palestina-_130130163431-659Israel Tangkap 10 Ribu Warga Palestina The Syrian Virus: Apa Antisipasi Jakarta?The Syrian Virus: Apa Antisipasi Jakarta? 4bmwe1c2172425oxf2_800C450Pemerintah Suriah Rilis Statemen Sikapi Serangan Rudal AS

Marwan Jafar: Banyak Petani Kita Tak Punya Lahan

Dewan Pembina Gerbang Tani, Marwan Jafar menyoroti maraknya konflik agraria di Jawa Tengah yang melibatkan petani dengan perusahaan swasta dan BUMN. Perseteruan itu terjadi di sektor perkebunan maupun kehutanan.

“Konflik agraria menjadi salah satu persoalan yang dihadapi oleh petani kita. Ini harus kita carikan solusi penyelesaiannya karena telah menimbulkan banyak korban di rakyat,” kata Marwan Jafar dalam siaran tertulisnya, Minggu (21/05).

Dia mengungkapkan, ketimpangan agraria yang menjadi salah satu penyebab konflik. Kondisi ini semakin diperparah dengan banyaknya petani yang hanya menjadi buruh tanpa memiliki lahan.

“Saya sangat paham bahwa masih banyak petani-petani kita yang tidak punya lahan, masih banyak petani-petani kita sebagai buruh tani. Untuk itu mutlak dilakukan reforma agraria ” ungkap Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini.

Marwan juga menyoroti soal kelangkaan pupuk serta bantuan subsidi pertanian yang mulai langka bagi petani. Selain itu, dia memperhatikan, kebijakan dan program pembangunan pertanian yang akan dilakukan jika menjadi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Politisi PKB ini menegaskan, diperlukan blue print pembangunan pertanian yang menempatkan petani sebagai aktor utama di dalamnya.

“Organisasi tani seperti Omah Tani harus kita libatkan dalam proses penyusunan kebijakan program pembangunan pertanian,” ujarnya.

Marwan hadir dalam acara selamatan petani yang diselenggarakan oleh Omah Tani bersama Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (Gerbang Tani) di Desa Cepoko, Batang, Jawa Tengah. Handoko Wibowo sebagai pimpinan Omah Tani sangat mengapresiasi kedatangannya.

“Masalah petani kita ini erat kaitannya dengan persoalan politik kebijakan, maka dibutuhkan komitmen pimpinan daerah yang benar-benar serius mau mengerti masalah petani,” tutup Handoko.

Sumber: merdeka.com

Related posts:

91160313-kekerasaan agama358 santri se-Indonesia ikrar “Say No to Adu Jotos” Dua tahun berlalu, pengungsi Syiah Sampang masih terlunta-lunta di penampunganMenag Ajak Pulang Pengungsi Sampang di Sidoarjo Aksi-Ibu-Kendeng-Istana-NegaraCor Kaki di Depan Istana RI Nobar-RPP-STAIMI-DepolNobar Rayuan Pulau Palsu di STAIMI Depok

Refleksi 19 Tahun Reformasi

Jakarta, 21 Mei 2017 – Tepat pada hari ini, 19 tahun sudah kelompok-kelompok proreformasi mencoba menata kembali bangunan ketatanegaraan demokrasi yang hancur akibat sistem otoritarianisme masa lalu.

Penataan kembali tersebut sudah menghasilkan dasar-dasar sistem perwakilan, independensi peradilan, kebebasan pers, dan kemerdekaan untuk berpendapat. Penyelenggaraan kekuasaan negara menjadi demokratis. Dengan penataan ini, aktor-aktor penyebab terjadinya masalah mendasar berbangsa dan bernegara—korupsi dan pelanggaran HAM–semakin terungkap diketahui masyarakat akibat keharusan keterbukaan. Meski pelaku pelanggaran HAM tak tersentuh, sebagian pelaku korupsi telah dihukum.

Persis karena keberhasilan penataan inilah, kemudian pihak-pihak yang sejak awal anti reformasi atau yang semula reformis lalu menjadi oportunis atau yang takut kepentingannya terancam, terus menghambat jalannya perubahan. Bukan hanya melalui jalan elektoral lewat pendirian partai-partai dan penyalahgunaan aturan hukum berbentuk kriminalisasi, tapi juga cara-cara lama yang berbahaya: politik ketakutan, kebencian, pemecah-belahan, maupun pengkambinghitaman kaum minoritas, hingga teror dan kekerasan fisik kepada mereka yang berani.

Sasaran pertama adalah lembaga-lembaga produk reformasi yang memberantas KKN. Komisi Pemberantasan Korupsi yang sukses memberantas korupsi makin dirundung masalah internal kelembagaan (penempatan penyidik luar yang tidak reformis) dan tekanan luar bertubi tubi. Anggota komisioner dan penyidik yang berani malah diserang dengan kriminalisasi serta kekerasan fisik.

Sedangkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia yang telah dibekali kekuatan pro-yustisia oleh UU produk reformasi justru telah mengalami degradasi kredibilitas akibat lemahnya dukungan pelaku-pelaku politik dan politisisasi seleksi maupun lemahnya integritas dan keahlian sebagian komisionernya.

Sasaran kedua adalah aktivis-aktivis proreformasi yang bergerak mengungkap kasus korupsi, membela Hak-hak Asasi Manusia korban dan kelompok minoritas, melindungi kelestarian alam dan tanah-tanah ulayat. Mereka diserang karena peran mereka dalam mengungkap membantu masyarakat miskin dan kelompok rentan yang terus menerima ketidakdilan hukum serta dijauhkan dari akses-akses kesejahteraan yang digerus korupsi.

Amnesty International Indonesia mencatat, setidaknya lebih dari 200 orang telah dikriminalisasi dan diserang fisiknya karena membela hak-hak adat dan tanah ulayat dari perambahan hutan demi perluasan lahan perkebunan dan tambang. Ini belum termasuk aktivis-aktivis proreformasi yang kasusnya mencuat seperti pemukulan dan kriminalisasi I Wayan Suardana di Bali, pembunuhan terhadap Salim Kancil, dan kriminalisasi Haris Azhar. Dalam pemberantasan korupsi, ada kriminalisasi aktivis-aktivis anti korupsi, pengeroyokan aktivis ICW Tama Satria  Langkun, penembakan aktivis anti korupsi di daerah seperti Mathur Husairi dari Bangkalan, Jawa Timur, atau Mukhtar Effendy di Medan, pada tahun 2015, serta penyerangan dengan air cuka keras terhadap aktivis anti korupsi di Palembang pada Februari 2017 dan penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan pada April tahun yang sama.

Parahnya, meski seluruh ancaman bahaya ini bukan bersumber dari kekuasaan eksekutif yang terpusat seperti masa lalu, tapi juga dari berbagai pihak termasuk yang tidak terlihat oleh publik. Badan peradilan masih lemah untuk mengontrol kekuasaan eksekutif, termasuk akibat terlibat praktik KKN. Situasi ini membuat pemerintahan cenderung menjadi otoriter.

Fakta-fakta ini memperlihatkan bahwa kelompok-kelompok proreformasi yang berani bersuara, bersikap kritis, dan melakukan pembelaan konkret pada warga yang terpinggirkan mulai berada dalam ancaman bahaya.

Oleh karena itu, kami menghimbau agar seluruh kelompok proreformasi di mana pun mereka berada, untuk segera melakukan reorientasi dan rekonsolidasi. Hal ini amat diperlukan untuk menghadapi ancaman bahaya dari kelompok menolak reformasi.

Konsolidasi ini juga diperlukan karena sebagian kelompok proreformasi tengah mengalami polarisasi akibat pertarungan elektoral, khususnya Pilpres 2014 dan Pilkada DKI Jakarta 2017. Dua momen pertarungan kekuasaan ini telah sedikit banyak melemahkan rasa solidaritas, daya dorong, energi dan optimisme yang menandai reformasi 1998. Konsolidasi diperlukan untuk mengubah kondisi yang hari ini diwarnai skeptisisme dan keraguan akan arah dan tujuan reformasi.

Gerakan masyarakat sipil sebagai motor reformasi tidak boleh tinggal diam dan perlu menemukan kembali tujuannya. Perjuangan melawan tirani korupsi serta pelanggaran HAM telah merusak sendi-sendi politik, hukum dan ekonomi serta menggerus sumber-sumber kemakmuran masyarakat menuntut kita untuk terus bergerak maju. Kondisi kebangsaan yang memprihatinkan akhir-akhir ini adalah sebuah peringatan bahwa masyarakat sipil perlu memposisikan dirinya kembali dan sesegera mungkin mengkonsolidasikan diri menuju arah baru demokrasi.

Demikian pernyataan ini disampaikan.

Nara hubung:

1.         IMPARSIAL (the Indonesian Human Rights Monitor) (Al Araf. 081381694847)

2.         Amnesty International (AI) Indonesia ( Usaman Hamid .0811812149)

3.         Transparency International Indonesia (TII) (Dadang Trisasongko.081220212063]

4.         Indonesian Corruption Watch (ICW)

5.         Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP)

Related posts:

iran jadi1Indonesia-Iran Jalin Kerjasama di Bidang Teknologi Nano Perpustakaan KontainerPerpustakaan Kontainer Masyarakat Jakarta Keynote: Prof. Amin AbdullahPergeseran Ushuluddin Menjadi Ushulul Mazhab Konpers-Kunjungan-Raja-SaudiBerkunjung ke Indonesia, Raja Salman Bawa 1500 Rombongan

Peluncuran Aplikasi Qur’an Jelang Ramadan

Menjelang Ramadan, Qur’an Indonesia Project resmi meluncurkan aplikasi bernama QuranIDProject. Aplikasi ini berupa rekaman audio ayat al-Qur’an dalam bahasa Arab, Indonesia, dan Inggris.

Inisiator Qur’an Indonesia Project Archie Wirija mengatakan bahwa QuranIDProject dibuat untuk memudahkan masyarakat mengakses rekaman dan terjemahan al-Qur’an.

Audio rekaman Qur’an terjemahannya yang semula hanya bisa didownload melalui website Qur’anIDproject.com ini, sekarang telah dapat didengarkan langsung oleh pengguna iOS dan Android dengan mengunduhnya secara gratis.

Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat melanjutkan aspirasi dari para pendiri Qur’an Indonesia Project untuk menyebarkan kepada semua khalayak tanpa batas, sesuai dengan semangat #sebarkanwalau1ayat.

“Kita berharap dengan hadirnya aplikasi QuranIDproject ini, dapat memudahkan akses masyarakat terhadap Qur’an dan terjemahannya, agar nilai-nilai Qur’an lebih dekat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, inisiatif ini dapat menginspirasi masyarakat dalam memanfaatkan perkembangan teknologi, sehingga membuka lebih banyak pintu berbagai nilai positif Islam di era globalisasi,” ungkap Archie Wirija, inisiator Qur’an Indonesia Project, pada saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (18/5).

Jumpa pers ini dihadiri oleh Penyanyi Afgan, Raisa dan Andien yang mewakili 230 kontributor dari berbagai bidang.

Aplikasi QuranIDProject bisa diunduh secara gratis oleh pengguna iOS atau Android. Selain tidak berbayar, aplikasi ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat dalam proyek perekaman ayat-ayat yang belum dibacakan. Sebab saat ini tim produksi Qur’an Indonesia Project baru mengerjakan 2236 ayat. Sehingga masih ada sekitar 4000 ayat lagi yang harus dirampungkan ke depannya.

“Kami buka pendaftaran kontributor mulai akhir Juni untuk direkam Agustus hingga Oktober 2017,” jelas Archie Wirija.

(Amar/Malik)

Related posts:

Agama dan PolitikBersihkan Pilpres Dari Politisasi Agama Sidang-Warga-Bukit-DuriTolak Digusur, Warga Bukit Duri Gugat Pemprov DKI Pencak-Silat-IndonesiaBedah Buku Maen Pukulan: Pencak Silat Khas Betawi, Upaya Lestarikan Pencak Silat di Tanah Air 92adfa4bf711e5229ca77b88e920e673_1Tangkal Hoax, Dewan Pers Verifikasi Media Massa

Aksi Massa Tuntut Bebaskan Tahanan Palestina

Jakarta – Ratusan massa tergabung dalam jaringan Aqsa Working Group (AWG) menggelar aksi solidaritas Palestina di Jakarta, Kamis (18/5). Aksi dilakukan sebagai bentuk keprihatinan umat Islam di Indonesia atas kondisi ribuan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

b5d7d670-3bfe-4b70-a19f-17d8ce58d1c6

Sejak  pertengahan April lalu, tahanan Palestina melakukan aksi mogok makan. Aksi dilakukan sebagai bentuk protes atas perlakuan tidak manusiawi rezim Israel, serta upaya mengetuk hati masyarakat dunia agar peduli terhadap tragedi kemanusiaan ini.

Aksi dilakukan dengan berjalan kaki dari Kedutaan Palestina menuju kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jakarta. Aksi solidaritas diisi dengan pengumpulan tanda tangan serta orasi.

40ffa491-6281-4896-a0e7-f6966f88845f

Aksi ini merupakan upaya lanjutan yang ditempuh AWG dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Tiga hari sebelumnya, AWG dan Kedutaan Besar Palestina di Jakarta bersama memperingati Nakba. Nakba adalah peristiwa pengusiran besar-besaran terhadap rakyat Palestina dari tanah kelahirannya. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 15 Mei 1948, ketika Israel baru saja mendeklarasikan negara. Pada peringatan nakba kemarin, AWG mengisi kegiatan dengan diskusi, pemutaran film, serta aksi minum air garam sebagai bentuk solidaritas untuk tahanan mogok makan Palestina di penjara Israel yang sampai hari ini masih berlanjut.

AWG berharap melalui aksi solidaritas seperti ini dapat membuktikan bahwa umat Islam Indonesia tidak abai terhadap situasi dan kondisi Palestina saat ini.

(Amar/Malik)

Related posts:

e015d119-117e-45c6-9c3b-315a35ce359bAksi Massa Dukung Kedaulatan Mineral NKRI di depan Kedubes Amerika SerikatAksi Solidaritas Palestina di Kedubes Amerika Viva PalestinaViva Palestina palestine jadi 1Aktivis Palestina di Jakarta Peringati Hari Nakba

Muslimah ABI Sulawesi Selatan Galang Bantuan Korban Kebakaran

Muslimah Ahlulbait Indonesia (MAI) Sulawesi Selatan menggalang bantuan korban kebakaran di Malengkeri, Kel. Parang Tambung, Kec. Tamalate, Kota Makassar hari Senin 15 Mei 2017. Sejumlah bahan makanan dan pakaian diberikan kepada para korban.

Mai jadi 3

“Untuk membantu meringankan beban saudara kita, sekaligus sebagai pengabdian MAI kepada masyarakat,” kata Nini Hasriyani Aswad S.T., M.T. selaku Ketua Pimpinan Wilayah MAI Sulawesi Selatan.

Pada aksi sosial ini, pengurus dan anggota MAI cabang Kota Makassar dan Kabupaten Gowa turut terlibat dalam penggalangan bantuan.

mai jadi 1

Akibat terjadinya kebakaran, sedikitnya 38 kepala keluarga kehilangan tempat tinggalnya. Sementara itu mereka terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat dan rumah sanak saudara.

mai jadi 2

(Zen/Malik)

Related posts:

Agus PurwantoDunia Islam Mesti Kembali Pada Filsafat Diskusi LBH JakartaReformasi Kepolisian untuk Perburuhan Wahid InstituteYenny Wahid: Pemerintah Indonesia Harus Tegas Kepada Myanmar 462933Setahun Lebih, Korban Crane Belum Terima Santunan dari Pemerintah Arab Saudi

Aktivis Palestina di Jakarta Peringati Hari Nakba

Hari Nakba diperingati lembaga kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) bekerja sama dengan Kedutaan Palestina di Jakarta, Senin (15/5). AWG mengisi kegiatan itu dengan diskusi, pemutaran film, serta aksi minum air garam sebagai bentuk solidaritas untuk tahanan mogok makan Palestina di penjara Israel yang sampai hari ini masih berlanjut.

kedubes-palestina jadi 1

Foto: Mirajnews.com

Hari Nakba juga diperingati aktivis Palestina dari seluruh dunia. Nakba adalah tragedi pengusiran besar-besaran terhadap rakyat Palestina dari tanah kelahirannya. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 15 Mei 1948, sehari setelah Israel mendeklarasikan negara.

Menjelang peringatan nakba kemarin, Hamas, sebuah kelompok perlawanan terhadap Israel di Palestina menegaskan kelanjutan perlawanannya.

Juru bicara Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) menegaskan, Hamas akan melanjutkan perjuangannya untuk melawan kejahatan rezim Zionis Israel.

“Mereka yang mengorbankan nyawanya untuk melawan penodaan rezim Zionis (Israel) terhadap kesucian Islam, Masjid al-Aqsa dan rakyat tertindas Palestina, tidak akan pernah terlupa dari memori dan ingatan bangsa Palestina dan para penuntut kebebasan dunia, “kata Husam Badran dalam pernyataannya pada Sabtu (13/5/2017) petang, seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.

Ia menegaskan, “setiap tangan” yang ingin mengganggu dan melecehkan perempuan Palestina, maka cepat atau lambat para pejuang Muqawama akan memotong tantang tersebut.

Intifada al-Quds meletus pada bulan Oktober 2015 setelah meningkatnya kejahatan rezim Zionis terhadap warga Palestina dan penyerbuan aparat rezim ini ke tempat-tempat suci umat Islam serta upaya untuk membagi Masjid al-Aqsa dari sisi tempat dan waktu.

Sejak Intifada itu, lebih dari 300 warga Palestina gugur syahid di tangan aparat keamaann Zionis dan banyak lainnya terluka dan ditahan.

(Berbagai sumber)

Related posts:

Perpustakaan KontainerPerpustakaan Kontainer Masyarakat Jakarta Batik di Museum TekstilBelajar Membatik, Belajar Melestarikan Warisan Bangsa KAHMI-VOP-PalestineDr. Saiful Bahri Ruray: Palestina Terjajah, Problem Kemanusiaan Universal c4a2e3ab-0dfb-43ce-942d-21959904ef50Peringati Haul ke-37, Keluarga Bung Hatta Gelar Doa Bersama

Mahasiswa Buddha Deklarasikan Semangat Jiwa Pancasila dan Cinta Indonesia

Magelang (Kemenag) — Mahasiswa Buddha mendeklarasikan kebulatan tekadnya untuk menjadi pribadi yang berjiwa Pancasila dan cinta Indonesia. Deklarasi ini ditandatangani 160 mahasiswa dari 32 provinsi pada pentupan Pembinaan Mahasiswa Buddhis Indonesia di Magelang, Kamis (11/05).

Sebelumnya, deklarasi dibaca terlebih dahulu oleh Nining peserta dari Papua Barat. Setelah itu, para peserta secara bergantian membubuhkan tandatangan sambil menyanyikan lagu padamu negeri.

Peserta asal Jawa barat yang juga sebagai wakil alumni Eric mengaku bangga bisa ikut kegiatan kegiatan pembinaan yang dinilainya sangat stratgis menuju Indonesia emas 2045. Dia mengajak semua peserta untuk menjadi agen pembaharu di lingkungannya.

Eric juga mengajak peserta untuk ikut menyuarakan semangat kebangsaan dan jiwa Pancasila. Selain itu, merevolusi diri, aktif dalam memerangi narkoba, serta menjadi mahasiswa yang berprestasi.

Direktur Urusan dan Pendidikan (Urpendik) Agama Buddha Supriyadi meminta seluruh peserta untuk merefleksikan pengetahuan yang diperoleh selama pembinaan sekembalinya ke daerah masing-masing. Menurutnya, mahasiswa Buddha harus dapat menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, dan berjiwa api yang menyala nyala.

“Itulah mahasiswa buddhis masa depan yang terwujud dalam generasi emas,” pesannya.

Supriyadi juga mengingatkan, pohon yang kuat tidak tumbuh dari tunas yang lemah. Untuk itu, menjadi kewajiban Ditjen Bimas Buddha untuk menyiapkan tunas-tunas yang unggul agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang kuat.

Mengutip pernyataan Bung Karno, Supriyadi mengatakan, 1000 orang tua hanya bisa mimpi, tetapi 1 pemuda dapat mengubah dunia dan itulah harapan yang ada dipundak para peserta. Menutup kegiatan, para peserta saling bergandengan tangan seraya menyanyikan lagu Indonesia Jaya. (dbb/mkd/mkd)

Sumber: Kemenag.go.id

Related posts:

Ulama dan Tokoh Masyarakat Bekasi Deklarasi Tolak ISISUlama dan Tokoh Masyarakat Bekasi Deklarasi Tolak ISIS abuDr. Alwi Shihab: Hindari Mengkafirkan Sesama Muslim Keynote: Prof. Amin AbdullahPergeseran Ushuluddin Menjadi Ushulul Mazhab Konpers-Kunjungan-Raja-SaudiBerkunjung ke Indonesia, Raja Salman Bawa 1500 Rombongan

Kedutaan Israel di Mesir Ditutup

Dinas keamanan dalam negeri rezim Zionis, Shine Bet, beberapa waktu lalu menarik keluar duta besarnya, David Gurion dari Kairo dengan alasan keamanan.

Rakyat Mesir menentang keras hubungan negaranya dengan rezim Zionis Israel, dan mendesak pemerintahannya menutup kedutaaan Israel di negara kawasan Afrika Utara itu.

Kementerian luar negeri rezim Zionis hari Senin (8/5) menyatakan tidak bersedia memberikan gaji staf lokal kedutaan Israel di Kairo yang dalam kondisi berbahaya.

Masalah ini menunjukkan keputusan Tel Aviv menutup total aktivitas kedutaan rezim Zionis di Mesir.

Selain itu, rezim Zionis juga tidak memperpanjang kontrak tiga orang staf lokal kedutaan Israel di Mesir.

Bahkan, sejak empat bulan lalu, kontrak wisma duta Israel di distrik Al-Emadi, Kairo tidak diperpanjang hingga kini.

Kedutaan rezim Zionis Israel di Kairo dibuka kembali pada Desember 2015, setelah empat tahun didemo oleh rakyat Mesir, dan diplomatnya diusir dari Kairo pada Desember 2011.

Pasca kemenangan Muhammad Mursi sebagai presiden Mesir, hubungan antara Kairo dan Tel Aviv mengalami fase ketegangan di tahun 2012. Tapi, setahun kemudian kembali pulih setelah Mursi disingkirkan dan diganti oleh Abdel Fattah El Sisi.

Sumber: ParsToday

Related posts:

Membaca dengan Akal dan NuraniMembaca dengan Akal dan Nurani Roket Hamas Hantam IsraelRoket Hamas Hantam Israel Aksi Demo Bela Palestina di Canberra AustraliaAksi Demo Bela Palestina di Canberra Australia Mamilla CemeteryIsrael Ubah Makam Syuhada Menjadi Hotel