Monthly Archives: April 2015

GUSDURian Rilis Pernyataan Sikap Atas Pemblokiran Situs Radikal

Jaringan GUSDURian Indonesia telah merilis pernyataan sikap yang pada intinya mendukung langkah pemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI dengan memblokir situs-situs yang menyebarkan paham radikalisme.

Jaringan GUSDURian Indonesia telah merilis pernyataan sikap yang pada intinya mendukung langkah pemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI dengan memblokir situs-situs yang menyebarkan paham radikalisme.

Menurut Kantor Berita ABNA, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah meminta Kemenkominfo untuk memblokir 22 situs dan blog radikal. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Ismail Cawidu.

“Suratnya (dari BNPT) kemarin diterima, ada 19 situs (minta diblokir). Sekarang nambah tiga situs, jadi jumlahnya 22 (situs diblokir),” Ismail, seperti dikutip inilah.com Senin (30/3/2015).

Kemenkominfo menindaklanjuti permintaan BNPT dengan mengirimkan surat ke Internet Service Provider (ISP) perihal pemblokiran situs dan blog tersebut.

Atas perkembangan ini, Jaringan GUSDURian Indonesia telah merilis pernyataan sikap yang pada intinya mendukung langkah pemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI dengan memblokir situs-situs yang menyebarkan paham radikalisme. Dalam pernyataan yang dirilis di website gusdurian.net ini, GUSDURian mengingatkan agar langkah pemerintah selalu berdasarkan undang-undang. Read More »

Mengapa Media-media Islam Perlu Diblokir?

Apa salah jika pemerintah memberangus media yang menyerukan permusuhan dan menyulut kebencian kepada sesama WNI hanya karena perbedaan sampai menyerang pribadi dan nama baik tokoh-tokoh tertentu?.

Apa salah jika pemerintah memberangus media yang menyerukan permusuhan dan menyulut kebencian kepada sesama WNI hanya karena perbedaan sampai menyerang pribadi dan nama baik tokoh-tokoh tertentu?.

Pertama, kita harus tahu dan klasifikasi yang mana yang dimaksud media Islam itu?. Media Islam adalah media yang keseluruhan redaksi dan staffnya adalah muslim dan aktivis dakwah yang materi-materi berita dan informasinya secara khusus didominasi pemberitaan mengenai dunia Islam dan artikel-artikel keIslaman.

Kedua, apakah semua media Islam diblokir?. Tidak bukan?. Berarti ada dua jenis media Islam. Media Islam yang diblokir Kominfo dan media Islam yang tidak diblokir.

Ketiga, fokus kita media Islam yang diblokir. Apa ciri-cirinya dan mengapa perlu diblokir?

Keempat, ciri-cirinya adalah mengajarkan paham radikalisme dan ekstrimisme, mendukung gerakan terorisme atau menjadi simpatisannya, menyulut kebencian dan permusuhan pada kelompok Islam selain mereka, bahkan memancing perseteruan antar penganut agama, dengan memuat materi-materi berita yang gemar menyinggung isu SARA dan sektarian. Selain itu, kritikan yang ditujukan pada pemerintah, tidak solutif malah bersifat melecehkan dan mengolok simbol-simbol negara bahkan secara terang-terangan menyerukan makar kepada pemerintah. Read More »

Puluhan Tahun Bungkam di Depan Israel, Saudi Malah Serang Yaman

“Sekian dekade Arab tak pernah bergerak demi Palestina dan Lebanon sebagaimana mereka bergerak menyerang Yaman… ‘Badai Mematikan’ menerjang Yaman, sementara ketika Palestina terdera pendudukan dan penindasan selama sekian dekade, ‘badai atau bahkan semilir kematian’ tak pernah menerjang barang satu kali,”

“Sekian dekade Arab tak pernah bergerak demi Palestina dan Lebanon sebagaimana mereka bergerak menyerang Yaman… ‘Badai Mematikan’ menerjang Yaman, sementara ketika Palestina terdera pendudukan dan penindasan selama sekian dekade, ‘badai atau bahkan semilir kematian’ tak pernah menerjang barang satu kali,”

Menurut Kantor Berita ABNA, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengutuk “agresi Arab Saudi – Amerika Serikat” terhadap Yaman serta menegaskan rakyat Yaman berhak membela diri dan akan menang.

Pemimpin pejuang Lebanon anti Zionis Israel ini menilai serangan Saudi dan sekutunya ke Yaman jelas-jelas agresi, dan itu dilakukan di saat mereka bungkam dan tak berkutik menyaksikan kekejaman Israel terhadap bangsa Palestina.

“Sekian dekade Arab tak pernah bergerak demi Palestina dan Lebanon sebagaimana mereka bergerak menyerang Yaman… ‘Badai Mematikan’ menerjang Yaman, sementara ketika Palestina terdera pendudukan dan penindasan selama sekian dekade, ‘badai atau bahkan semilir kematian’ tak pernah menerjang barang satu kali,” tegas Nasrallah, sebagaimana dilansir al-Mayadeen, Jumat malam (27/3).

“Badai Mematikan” adalah sandi operasi serangan militer koalisi Arab pimpinan Saudi anti Yaman yang dimulai sejak dini hari Kamis (26/3/2015) dan sejauh ini telah menjatuhkan sekitar 100 orang, termasuk perempuan dan anak kecil. Read More »

Pernyataan Sikap Majma Kecam Agresi Saudi atas Yaman

Brief Menyikapi agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi atas Yaman menyusul dikudetanya Presiden Yaman Mansour al Hadi oleh gerakan rakyat Yaman, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras agresi tersebut.

Brief
Menyikapi agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi atas Yaman menyusul dikudetanya Presiden Yaman Mansour al Hadi oleh gerakan rakyat Yaman, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras agresi tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, Menyikapi agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi atas Yaman menyusul dikudetanya Presiden Yaman Mansour al Hadi oleh gerakan rakyat Yaman, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras agresi tersebut.

Berikut isi lengkap pernyataan sikap Majma Jahani Ahlul Bait As sebagai sebuah organisasi internasional non government yang menghimpun 500 ulama dan cendekiawan Islam dari berbagai Negara di dunia:

بسم الله الرحمن الرحیم

وَما نَقَموا مِنهُم إِلّا أَن يُؤمِنوا بِاللَّهِ العَزيزِ الحَميد ﴿سوره مبارکه البروج ــ آیه ۸﴾

“Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji” [QS. Al-Buruuj: 8]

Disaat rakyat Yaman dengan persatuan antar semua kabilah melakukan gerakan revolusi untuk menciptakan Negara Yaman yang sesuai tuntutan rakyat dan tidak didikte kekuasaan asing dan berhasil mengkudeta rezim boneka, Arab Saudi menghalang-halangi gerakan revolusi itu dengan melakukan agresi militer yang membabi buta atas Yaman. Read More »

Cara Mengurus Jenazah Menurut Mazhab Ja’fari