Tentang Syiah indonesia.NET

SI header

kita yang tak bisa diinkari bahwa kaum Muslimin terbagi kepada mazhab-mazhab dan aliran-aliran. Dan yang paling besar adalah terbaginya kaum Muslimin kepada mazhab ahlu sunnah dan mazhab syiah.

Banyak faktor yang membuat mereka terkotak-kotakkan itu. Namun faktor yang paling besar adalah faktor politik. Dan dari sana kemudian muncullah berbagai macam klaim yang intinya adalah bahwa kelompok “kami” adalah benar sementara kelompok “mereka” adalah salah.
Klaim-klaim sepihak seperti itu setelah sekian lama redup kini muncul kembali. Maka telinga kita pun kini sudah sangat penuh dijejali dengan berbagai macam doktrin dan propaganda yang intinya adalah mereka yang bersama kita adalah orang yang beriman sementara mereka yang berbeda dengan kita adalah kafir.
Kelompok yang paling banyak diperlakukan secara miring dan diskriminatif itu adalah komunitas syiah. Sedemikian rupa perlakuan miring terhadap syiah sehingga apapun yang bersentuhan dengan komunitas ini maka ia akan dilabelkan dengan berbagai macam label yang negatif.
Menyadari realitas masyarakat kita yang sangat mungkin sudah atau akan tetpengaruh kepada tuduhan-tuduhan negatif tentang syiah seperti itu maka kami merasakan bahwa keberadaan situs Syiahindonesia.net seperti ini adalah urgent dan mutlak diperlukan. Sebab diharapkan lewat web ini maka informasi tentang syiah yang seaumgguhnya bisa diakses dan diperoleh secara benar dan akurat. Dan dengan demikian maka web ini diharapkan akan bisa memberikan informasi yang lebih seimbang baik itu berita apa lagi ilmu pengetahuan tentang ajaran-ajaran Islam yang mulia ini.
Semoga semua kalangan bisa bertambah wawasannya dan juga bisa menerima realitas ummat

3 comments

  1. Vidio-vidio yang terdahulu mana?. bisa bantu carikan buku tentang wasiat Imam Husain dan sunah syiah ?

  2. Koreksi makna Taqiyyah :
    Ada potongan do’a Nabi Muhammad saw dalam Musnad Ahmad No. 18590 :
    Allaahumma innii as’aluka ‘isyaatan taqiyyah.
    (Ya Allah sungguh aku memohon kepada Mu kehidupan yang penuh dengan taqiyyah).

    Juga dalam ayat Qur’an surat Maryam ayat 63 :
    تِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَنْ كَانَ تَقِيًّا
    Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu ber-taqiyyaa.

    Taqiyyah pada dasarnya berarti memelihara diri, dengan 2 makna yang berbeda menurut Al Qur’an :
    1. Memelihara diri dari perbuatan maksiat (bertaqwa)
    2. Memelihara diri dengan tidak menunjukkan keimanan nya sesuai dengan Qur’an surat Ali Imron ayat 28.

    Jadi Taqiyyah yang menjadi pokok ajaran agama Islam adalah Taqiyyah dengan makna seperti dalam Qur’an surat Maryam ayat 63 tersebut di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*