The-Historical-bara-imambara-1-660x330

Sunni-Syiah Lucknow Peringati Muharam Bersama Tahun Ini

The-Historical-bara-imambara-1-660x330Masyarakat Muslim Syiah mengundang ulama Sunni untuk bergabung dalam “Majlis” mereka selama Muharam di Lucknow, india.
 
Majlis merupakan bagian integral dari peringatan berkabung selama bulan Muharam yang disampaikan dari atas podium oleh ulama Syiah terkemuka yang dikenal sebagai “Zakirs”. 

Hal yang berubah dalam Majlis tahun ini dapat disaksikan pada bergabungnya jemaah Sunni-Syiah setelah diundangnya ulama Sunni sebagai Zakirs oleh komunitas Syiah.
 
Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengakhiri perbedaan antara dua mazhab terkait momen Muharam di Lucknow. 

Tiga pusat utama di Lucknow tempat Majlis diadakan adalah Bada Imambara, Shahnajaf Imambara dan Syiah PG College. Majlis terbesar diadakan di Historical Bara Imambara. 

Tahun ini ulama Sunni terkemuka dan Mufti-e-Azam dari Rajasthan, Maulana Prof Kamal Ahmed Shamsi Tehrani akan bertindak sebagai Zakirs. Dia juga akan memperkenalkan Majlis di era awal Nawabi, Shahnajaf Imambara di Hazratganj.
 
“Maulana Tehrani akan hadir di Bara Imambara untuk hari pertama dari sembilan hari dari Muharam, dilanjutkan dengan Majlis lain pada pukul 7 malam di Shahnajaf Imambara,” terang Adil Faraz, sekretaris pers Maulana Kalbe Jawwad dan penyelenggara Majlis kepada The Indian Express.
 
Syiah-e-Hind Ulama, organisasi lain yang menyelenggarakan Majlis, juga telah mengundang beberapa ulama Sunni untuk duduk di kursi kehormatan di antara komunitas Syiah di acara yang diselengarakan di Syiah PG College. 

“Kami melakukan ini untuk mengirim pesan ke seluruh negara Muslim agar bersatu dan tidak ada lagi garis pemisah bersifat sektarian. Bentrokan yang terjadi sekarang adalah permasalahan di masa lalu,” tegas Maulana Ali Hasan Qummi, sekjen Syiah-e-Ulema Hind kepada The Indian Express.
 
Qummi mengklaim telah menerima konfirmasi dari Maulana Syed Arif Shah Qadri Naqshbandi dari Khanqah-e-Huzooriya, Hardoi. 

“Kita akan permalukan pihak manapun yang sengaja mengambil keuntungan atas perbedaan kita. Dibutuhan waktu untuk bersatu dan menghentikan eksploitasi ini. Saya akan menghadiri Majlis, kata Naqshbandi.
 
Shaher Qazi dari Lucknow, Mufti Abul Irfan Miyan Farangi Mahli, juga telah diundang. 

“Aku akan menghadiri undangan setelah bertemu Qummi malam ini. Semua orang ingin persatuan di tengah umat,” katanya. 

Selain kepada mereka, undangan juga telah dikirim kepada Maulana Mohammad Jahangir, ulama Sunni, seorang Imam masjid di daerah Wazirganj di Lucknow. (Lutfi/Yudhi)

 

Sumber : Ahlulbait Indonesia

About admin