Sidney Jones: Tak ada Hubungan antara Serangan Teror di Saudi dan Solo

Serangkaian serangan teror bom terjadi di sejumlah negara di dunia (5/7). Teror bom terjadi di Baghdad, Irak. Di Mekkah, Madinah dan Qatif, Saudi Arabia. Juga terjadi di Solo, Jawa Tengah. Sehingga muncul dugaan bahwa rangkaian ini adalah sebuah skenario teror tellurian yang dilakukan dengan serentak di sejumlah negara di dunia.

Namun, pengamat Terorisme dari Internasional Crisis Group, Sidney Jones menilai bahwa tidak ada kaitan antara serangan yang terjadi di Saudi Arabia dengan yang terjadi di Solo. Kecuali jika memang aksi jihad dianggap lebih suci jika dilakukan pada bulan Ramadhan.

Sementara itu, Sidney menjelaskan bahwa pada bulan Mei lalu ada perintah dari ISIS untuk melakukan aksi terhadap kaum kafir dan mereka yang dianggap thaghut, terutama terhadap musuh yang tergabung dalam koalisi. Tapi bisa jadi, menurut Sidney, NR pelaku bom di Mapolresta Solo melakukan aksinya atas perintah dari Bahrun Naim tanpa sepengetahuan dari para petinggi ISIS.

“Padahal kalau ada serangan di Madinah atas nama ISIS, tidak mungkin tanpa sepengetahuan petingginya,” jelas Sidney.

Sidney menegaskan kembali terkait perintah dari petinggi ISIS untuk melakukan serangan selama bulan Ramadhan. Seperti yang terjadi di Istanbul, Turki; Dhaka, Kuala Lumpur, Malaysia; dan Solo, Indonesia. Tapi menurut Sidney, mungkin di setiap daerah pendukung ISIS menafsirkan perintah tersebut dengan cara mereka masing-masing.

“Setahu saya masih belum ada yang bertanggung jawab atas serangan di Saudi,” jelas Sidney.

Terkait tujuan dari serangan teror bom di Mapolresta Solo, Sidney menerangkan bahwa para pelaku teror berusaha untuk menakut-nakuti Polisi yang mereka anggap sebagai “thaghut”.

“Tapi saya yakin Polisi tidak takut,” pungkas Sidney. (Lutfi/Yudhi)

Related posts:


ABI Press_Bedah Buku Islamisasi dan KristenisasiWaspadai Radikalisme Hindari Pertikaian Agama


Jalaludin Rahmat dan Todung Mulya LubisBongkar Mitos HAM, Kuatkan Bingkai Kewarganegaraan


LAPASKunjungi Lapas Wanita, Muslimah ABI Perkenalkan Figur Wanita Termulia


Ahmad Nurhasyim (Ketua AJI)Kondisi Pekerja Perempuan Di Industri Media

About admin