aks_rahbar

Rahbar: Iman dan SDM, Dua Keharusan dari Kekuatan Sejati

aks_rahbarRahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, kaharusan dari kekuatan sejati di angkatan bersenjata adalah sumber daya manusia unggul dengan pendidikan modern dan peralatan canggih  serta dibarengi dengan keimanan, tekad baja, rasa tanggung jawab dan wawasan.

Ayatullah Khamenei Senin (17/11) dalam acara sumpah dan tadan pangkat taruna Universitas Militer Imam Ali menekankan urgensitas pendalaman terhadap isu kekuatan di angkatan bersenjata. “Jumlah besar pasukan dan pendidikan tinggi serta peralatan militer yang canggih tidak manjadi jaminan bagi kekuatan angkatan bersenjata di sebuah negara, namun harus dibarengi dengan motivasi, spiritualitas dan tekad baja serta rasa tanggung jawab terhadap perilaku dan orientasi,” tegas Rahbar.

Rahbar seraya mengisyaratkan kapasitas spiritual dan kemampuan sains serta kekuatan inisiatif dan tekad baja militer Iran selama delapan tahun perang pertahanan suci mengingatkan, “Dunia memperhitungkan kemampuan militer Republik Islam Iran dan mereka serius dalam hal ini, karena  mereka menyadari bahwa di mana rasa tanggung jawab dan panggilan tugas maka militer Iran akan bertempur hingga titik darah penghabisan.”

Rahbar juga menilai dunia saat ini haus akan pesan kebebasan. “Arogan dunia berusaha dengan memanfaatkan seni, politik dan militeralisasi serta berbagai sarana yang lain, untuk mencegah terdengarnya suara seruan Islam yang murni. Namun seruan ini telah terdengar dan indikasinya adalah ketakutan kekuatan arogan dunia yang semakin besar,” tekan Rahbar.

Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran di bagian lain pidatonya menekankan bahwa umat manusia kini sangat membutuhkan pesan-pesan Islam yang dibawa oleh bangsa Iran. “Kekuatan arogan dunia yang sangat khawatir dengan pengaruh pesan kebebasan yang disuarakan Islam serta terancamnya kepentingan mereka, memanfaatkan seluruh sarana khususnya seni untuk menakut-nakuti rakyat dunia dari Islam.

Ayatullah Khamenei menyebut pembentukan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan Islam dan pemerintah Islam, pembantaian massal warga tak berdosa oleh milisi ini sebagai contoh lain metode yang dimanfaatkan musuh untuk menebar Islamphobia.

“Pesan Islam yang murni bagi umat manusia adalah pesan ketenangan, kehormatan, kemuliaan serta kehidupan yang aman. Kubu arogan dunia tidak ingin berbagai bangsa dunia mendengar pesan ini,” tegas Rahbar. (IRIB Indonesia/MF/RM)

 

Sumber :Indonesia Irib

About admin