Brief

Menyikapi agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi atas Yaman menyusul dikudetanya Presiden Yaman Mansour al Hadi oleh gerakan rakyat Yaman, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras agresi tersebut.
Brief Menyikapi agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi atas Yaman menyusul dikudetanya Presiden Yaman Mansour al Hadi oleh gerakan rakyat Yaman, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras agresi tersebut.

Pernyataan Sikap Majma Kecam Agresi Saudi atas Yaman

Brief Menyikapi agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi atas Yaman menyusul dikudetanya Presiden Yaman Mansour al Hadi oleh gerakan rakyat Yaman, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras agresi tersebut.

Brief
Menyikapi agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi atas Yaman menyusul dikudetanya Presiden Yaman Mansour al Hadi oleh gerakan rakyat Yaman, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras agresi tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, Menyikapi agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi atas Yaman menyusul dikudetanya Presiden Yaman Mansour al Hadi oleh gerakan rakyat Yaman, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras agresi tersebut.

Berikut isi lengkap pernyataan sikap Majma Jahani Ahlul Bait As sebagai sebuah organisasi internasional non government yang menghimpun 500 ulama dan cendekiawan Islam dari berbagai Negara di dunia:

بسم الله الرحمن الرحیم

وَما نَقَموا مِنهُم إِلّا أَن يُؤمِنوا بِاللَّهِ العَزيزِ الحَميد ﴿سوره مبارکه البروج ــ آیه ۸﴾

“Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji” [QS. Al-Buruuj: 8]

Disaat rakyat Yaman dengan persatuan antar semua kabilah melakukan gerakan revolusi untuk menciptakan Negara Yaman yang sesuai tuntutan rakyat dan tidak didikte kekuasaan asing dan berhasil mengkudeta rezim boneka, Arab Saudi menghalang-halangi gerakan revolusi itu dengan melakukan agresi militer yang membabi buta atas Yaman.

Agresi Arab Saudi bersama koalisinya hanya berselang tidak lama pasca peledakan bom bunuh diri kelompok takfiri yang menelan korban jiwa ratusan jama’ah shalat juma’at warga Yaman dan puluhan lainnya luka-luka. Serangan jet tempur Arab Saudi yang membabi buta ini yang mendapat dukungan dari sejumlah Negara lainnya, termasuk AS dan Barat, bukan hanya tidak akan menyelesaikan konflik namun juga hanya akan menelan korban dari warga sipil Yaman yang tidak berdosa.

Majma Jahani Ahlul Bait As sebagai sebuah organisasi internasional non government yang beranggotakan ratusan ulama dan cendikiawan Islam dari berbagai Negara berkenaan dengan agresi biadab dan tidak berprikemanusiaan ini menyatakan kedukaan yang mendalam atas semua korban jiwa dari rakyat Yaman dan berharap yang terluka bisa segera bisa disembuhkan serta berharap agar agresi ini bisa segera dihentikan.

Berikut poin-poin penting dari Majma Jahani Ahlul Bait, yang kami untuk mendapatkan perhatian:

  1. Sebagaimana yang dinyatakan oleh Ayatullah al Uzhma Sayyid Ali Khamanei bahwa era baru kebangkitan Islam di kawasan telah dimulai. Dan diantara kebangkitan baru itu, adalah gerakan rakyat Yaman yang lahir dari kesadaran dan penghayatan atas nilai-nilai keislaman. Semua potensi yang dibutuhkan untuk lahirnya sebuah gerakan revolusi telah terhimpun pada rakyat Yaman. Yaitu, keislaman, kenegarawanan, memiliki pemimpin yang disegani, dan dukungan penuh ulama Islam, baik Sunni maupun Syiah serta dukungan rakyat dari semua kabilah dan segenap kawasan Yaman mulai dari Sa’adah di bagian utara sampai Shan’aa di pusat dan Adan di bagian selatan.
  2. Gerakan rakyat Yaman ini berhadapan dengan rezim yang fasik yang telah berkuasa selama puluhan tahun, namun tidak memberi perubahan apa-apa kecuali semakin menjadi-jadinya kemiskinan, dan semakin terkucilnya Yaman di kancah internasional. Rezim tanpa dukungan pihak asing, sejatinya tidak akan mampu berkuasa lama di Yaman sebagaimana terbukti, pasca kudeta, sang presiden malah melarikan diri dan mengemis perlindungan dari Negara asing dan meminta bantuan agar posisinya bisa dikembalikan.
  3. Dalam kondisi rakyat Yaman yang termiskinkan dan kesulitan, koalisi Arab yang didukung Barat dan Zionis justru membawa petaka baru. Untuk kesekian kalinya di Yaman mereka mengerahkan seluruh kekuatan dan kemampuan termasuk mengerahkan kekuatan militer dan teroris untuk kembali menempatkan penguasa yang zalim untuk berkuasa di Yaman.
  4. Pembunuhan dan tindakan keji atas warga sipil yang tidak berdosa menunjukkan I’tikad tidak baik mereka atas rakyat Yamn jika sekiranya mereka berkuasa di Yaman. Oleh karena itu, skenario jahat yang anti rakyat ini akan mendapatkan kegagalan, sebab jika sekiranya skenario mereka gagal di Suriah, Irak, Lebanon dan Palestina maka kemungkinan besar di Yaman juga akan terjadi seperti itu.
  5. Kerajaan Arab Saudipun dengan agresi ini insya Allah tidak akan mencapai targetnya, sebagaimana sejak empat tahun sebelumnya mereka telah mengerahkan kekuatan militer mereka ke Bahrain untuk menghalangi gerakan rakyat, namun sampai saat ini Arab Saudi belum juga berhasil membungkam suara rakyat yang menuntut perubahan dan keadilan.
  6. Agresi militer Arab Saudi dan koalisinya atas rakyat Yaman, adalah dengan menggunakan jet tempur buatan AS yang telah memborbardir rakyat sipil dan bangunan-bangunan di Negara tersebut, yang tentu saja ini justru menguntungkan AS dan Zionis. Namun pihak asing tidak akan mendapat keuntungan banyak dari tragedi di Yaman, sebab rakyat Yaman tidak akan diam, dan milisi-milisi dari berbagai kabilah akan terus melakukan perlawanan terhadap musuh-musuh Negara mereka.
  7. Dan sangat mengherankan, para pemimpin politik dan diplomat Negara-negara Arab tiba-tiba menyatakan persaudaraan dan saling mendukung satu sama lain. Mereka kemudian membentuk koaliasi bersama untuk menghantam Yaman. Hal yang tidak perjadi jika itu berkenaan dengan kemerdekaan Palestina atas penjajahan Israel.
  8. Majma Jahani Ahlul Bait As menyatakan mengutuk keras aksi militer Arab Saudi dan koalisinya atas rakyat Yaman dan menuntut agar serangan tersebut segera dihentikan karena hanya akan menelan korban dari warga sipil yang tidak berdosa.
  9. Majma Jahani Ahlul Bait mengajak kepada aktivis kemanusiaan diseluruh dunia untuk turut menuntut aksi keji dan brutal ini dan menekan dewan keamanan PBB, OKI, dan Liga Arab serta organisasi-organisasi internasional agar segera meminta pihak yang terkait untuk menghentikan konflik berdarah ini.
  10. Poin terakhir dari pernyataan sikap ini, agresi brutal ini akan menelan korban jiwa dan harta yang tidak sedikit, yang kembali kerugiannya akan dirasakan oleh rakyat Yaman. Namun hikmah dari kejadian ini, semangat persatuan dan kebersamaan rakyat Yaman akan tumbuh yang dengan itu akan menjadi modal besar bagi rakyat Yaman untuk membangun negaranya dan menuntaskan pertikaian politik. Semoga rakyat Yaman akan terus mejaga semangat persatuannya dan mampu menciptakan kondisi damai dan aman dinegaranya tanpa campur tangan dari pihak asing.

وَمَا جَعَلَهُ اللّهُ إِلاَّ بُشْرَى لَكُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوبُكُم بِهِ وَمَا النَّصْرُ إِلاَّ مِنْ عِندِ اللّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيم

Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. [Qs. Ali Imran: 126]

Majma Jahani Ahlul Bait

Maret 2015

Sumber : Abna

About admin