Pemerintah Myanmar Apresiasi Bantuan Kemanusiaan Indonesia

Yangon, Myanmar: Director General  Relief and Restlement Department, Ministry of Social Welfare, Relief and Resettlement Myanmar, U Ko Ko Naing mewakili Pemerintah Myanmar menyampaikan apresiasi atas bantuan Indonesia dan menghargai hubungan baik yang telah terbina oleh kedua negara sejak lama, baik secara shared maupun sebagai sesama negara anggota ASEAN.

Pemerintah Myanmar menyampaikan komitmen untuk mendistribusikan  bantuan dari Indonesia tersebut kepada para pengungsi di Rakhine State tanpa diskriminasi etnis maupun agama.

Mengingat lokasi pengungsi yang tersebar dan cukup jauh, maka Pemerintah Myanmar bekerja sama dengan organisasi internasional kemanusiaan untuk pendistribusiannya yaitu dengan Palang Merah Internasional (Internasional Committee of a Red Cross – ICRC) Myanmar.

Duta Besar RI, Dr. Ito Sumardi, mewakili  Pemerintah Indonesia, pada Kamis (21/9) telah menyampaikan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi di Rakhine State kepada Pemerintah Myanmar yang diwakili oleh DG U Ko Ko Naing. Penyerahan bantuan disaksikan oleh wakil dari BNPB, Kemlu RI, KBRI Yangon, pejabat  Kemlu Myanmar, media Myanmar dan media tanah air.

Bantuan kemanusiaan Indonesia tersebut, selanjutnya dikirim oleh  Ministry of Social Welfare, Relief and Resettlement ke Sittwe, Rakhine State pada hari yang sama. Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah  Indonesia kepada Pemerintah Myanmar, merupakan bantuan tahap pertama, yang berjumlah ±20 ton.  Bantuan tersebut  diangkut dengan mengggunakan 2 pesawat TNI AU,  Hercules C-130 (A1319 dan A1326)  dari Bandara Han Nadiem, Banda Aceh. Pesawat tersebut membawa bantuan yang  terdiri dari Shelter Tent, Portable Water Tank, makanan siap saji, makanan khusus untuk ibu hamil dan balita, obat-obatan dan sarung.

Bantuan kemanusiaan dari Indonesia merupakan bantuan dalam bentuk barang pertama yang diterima oleh Pemerintah Myanmar dengan menggunakan mekanisme G to G sesuai kebijakan yang ditempuh Pemerintah Myanmar terkait penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat di Rakhine State.

Selaku wakil Pemerintah Indonesia, Dubes Ito mengharapkan kiranya bantuan kemanusiaan tersebut dapat segera diserahkan kepada para pengungsi di wilayah Rakhine State. Selain itu Dubes Ito juga mengharapkan Pemerintah Myanmar dapat membuka akses bagi relawan asing yang ingin membantu para pengungsi di Rakhine State.

“Bantuan kemanusiaan Indonesia ini merupakan bantuan untuk tahap Emergency Relief.  Indonesia juga akan memberikan bantuan untuk tahapan rehabilitasi bagi pembangunan infrastruktur yang rusak,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan telah berjalan dengan lancar atas dasar dukungan kerja sama yang penuh Pemerintah Myanmar dan Pemerintah Indonesia. Pemerintah Myanmar sangat menghargai proses penyaluran bantuan yang diberikan Indonesia yang menyesuaikan dengan prosedur yang ditetapkan oleh Pemerintah Myanmar.

Menindaklanjuti penyerahan bantuan tahap pertama tersebut, Dubes Ito bersama dua orang staf dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menuju ke Rakhine State (26/9) untuk memantau penyerahan bantuan.

Sumber: Kementrian Luar Negeri Indonesia

Related posts:

pelabuhan eksporAS Bangkrut, Bagaimana Nasib Ekspor Indonesia? Warga-MiskinStatus ”Default” Amerika Serikat Katastrofik Menlu-Retno-menuju-Myanmar-bicarakan-masalah-Rohingya.-liputan6.com_Menlu: Indonesia Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan Rohingya 222737020131003KUMY-RALAT780x390Bendahara DPP ABI : Agenda APEC Hanya Menguntungkan Negara Maju

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*