Kepeloporan Syiah Dalam Ilmu-Ilmu Alquran: Orang Pertama dalam Penyusunan Ilmu Ma’anil Quran [4]

Lalu, orang pertama yang mengarang kitab tentang ilmu Maqthu’ul Quran wa Maushuluhu (sambungan dan putusan ayat-ayat Al-Quran) ialah Hamzah ibn Habib. Muhammad ibn Ishaq yang terkenal dengan nama Ibnu Nadim telah menyebutkan di dalam kitab Al-Fehrest bahwa sebuah kitab Maqthu’ul Quran wa Maushuluhu adalah karya Hamzah ibn Habib; seorang dari tujuh sahabat dekat Imam Ja’far Ash Shadiq.

Lalu, orang pertama yang meletakkan titik-titik huruf dan tanda-tanda baca (i’rab) serta menjaganya dari tahrif (distorsi) di pelbagai banyak buku adalah Abul Aswad, dan di sebagian buku adalah Yahya ibn Ya’mur Al-Udwani; yaitu murid Abul Aswad sendiri. Namun yang pertama lebih tepat. Walhasil, siapapun mereka itu, bisa dikatakan bahwa keutamaan dan nilai kepeloporan berada pada kaum Syi’ah, sebab Abul Aswad maupun Yahya adalah dua orang Syi’ah, sebagaimana kesaksian mufakat dari para ulama. Dan telah kita bawakan pelbagai macam teks serta bukti kesaksian atas kesyi’ahan mereka di dalam kitab asli saya, yaitu Ta’sisusy Syi’ah lifuinunil Islam.

Lalu, orang pertama yang menyusun kitab di bidang Majaz Al-Quran (Metaforika Al-Quran) sejauh yang saya ketahui, ialah Al-Farra’. Nama lengkapnya adalah Yahya Ibn Ziyad yang wafat pada tahun 207 H, sebagaimana yang akan dibawakan riwayat hidupnya pada pembahasan mengenai tokoh-tokoh ilmu Nahwu. Dan Al-Maula Abdullah Afandi di dalam Riyadul ‘Ulama menyatakan secara tegas bahwa Yahya ibn Ziyad Al-Farra’ialah seorang syi’ah. Ia mengatakan: ”Dan apa yang dikatakan oleh As-Suyuthi mengenai kedekatan Al-Farra’ pada Mu’tazilah mungkin berawal dari kerancuan sebagian besar ulama Ahlusunnah dalam memilah prinsip-prinsip Syi’ah dan prinsip-prinsip Mu’tazilah. Padahal, Al-Farra’ itu sendiri ialah seorang penganut Syi’ah Imamiyah.”

Selain itu, ada sekelompok orang Syi’ah yang menulis kitab berkenaan dengan Majaz Al-Quran. Di antara karangan yang terbaik sekaitan dengan ilmu ini adalah kitab Majazatul Quran; karya Syarif Radhi Al-Musawi, saudara Syarif Al-Murtadha.

Lalu, orang pertama yang mengarang kitab di bidang Amtsalul Quran (pribahasa-pribahasa Alquran) ialah Syeikh Muhammad ibn Muhammad ibn Al-Junaid. Ibnu Nadim di dalam kitab Al-Fehrest, yaltu tatkala sampai di akhir bagian alasannya atas kitab-kitab yang dikarangmengenai pelbagai makna Alquran, menyebutkan: Kitab Amtsalul Quran adalah karya Ibnu Junaid.”

Di sini, saya sendiri sejauh ini tidak menemukan seorang joke yang mengarang kitab tentang ilmu ilmu ini sebelum Ibn Junaid.

Lalu, oang pertama yang mengarang kitab di bidang Fadhailul Quran (keutamaan-keutarnaan Alquran) ialah Ubay ibn Ka’ab Al-Anshari, seorang sahabat Nabi saw. Dalam Al-Fehrest, Ibnu Nadim juga menyatakan hal ini. Dan sepertinya, Jalaluddin As-Suyuthi tidak mengetahui keutamaan Ubay ini sebagai pelopor penyusunan ilmu ini. Oleh karena itu, dapat dimaklumi bila ia mengatakan bahwa orang pertama yang menulis kitab tentang Fadhailul Quran ialah Imam Muhammad ibn Idris Asy-Syafi’ie yang wafat pada tahun 204 H.

Juga Sayyid Ali ibn Badruddin Al-Madani, pengarang As-Salafah, telah menyatakan kesyi’ahan Ubay ibn Ka’ab di dalam kitab Ath-Thabaqot. Nama lengkap kitab ini ialah Ad-Darajatur Raji’at ji Thabaqot Syi’ah. Di sana, Sayyid AlMadani membawakan pelbagai bukti atas kesyi’ahan Ubay dan dalam kitab Ta’sisusy Syi’ah li Fununil Islam, saya telah menambahkan bukti-bukti lain atas hal itu.

Dan ada Sekelompok dari kaum Syiah juga mengarang di bidang yang sama. Di antara mereka adalah Al-Hasan lbn Ali ibn Abu Hamzah Al-Bathayini dan Muhammad ibn Khalid Al-Barqi. Kedua-duanya hidup di masa Imam Ali Ar-Ridha a.s. dan Ahmad ibn Muhammad Al-Yasari, Abu Abdillah seorang penulis dari Basrah yang hidup di jaman Khalifah Dzahir dan Imam Hasan Al-Askari a.s. Ada pula nama-nama selain mereka, yaitu Muhammad ibn Mas’ud, Al-‘Ayyasyi, Ali ibn Ibrahim ibn Hasyim, Syeikh Al-Kulaini dan Ahmad ibn Muhammad ibn Ammar Abu Ali Al-Kufi yang wafat pada tahun 346 H., serta mana-nama lain dari ulama besar terdahulu Syi’ah.

About admin