zakhmi_zuljana-normal

Husain Sayyidus Syuhada’

zakhmi_zuljana-normalSyahid artinya orang yang gugur mulia di jalan Allah karena membela agama-Nya.

Al-Quran menyebut para syuhada’ sebagai manusia-manusia yang telah diberikan nikmat oleh Allah, selain daripada para Nabi, orang-orang yang jujur dan orang-orang yang soleh. “an’amallahu ‘alaihim minan nabiyyin was shiddiqin was syuhada’ was sholihin’.

Banyak sahabat yang gugur di jalan Allah menjadi syuhada’ (jamak dari syahid). Mereka gugur di medan-medan jihad dan menjadi manusia- manusia mulia di sisi Allah dan di dalam catatan sejarah ummat manusia. Nabi saw sangat mengagungkan mereka, bersedih untuk mereka bahkan Nabi menangis karena kepergian mereka.

Ketika sayyidina Hamzah syahid di medan Uhud dalam keadaan yang sangat mengenaskan Nabi saw menangis bahkan menyuruh para sahabat untuk datang bertakziah ke Rumah Sayyidina Hamzah dan berduka di sana.

Ketika Nabi mendengar Abdullah bin Rawahah, Zaid bin Haritsah dan Ja’far bin Abi Thalib gugur syahid di Mu’tah, di kota Madinah Nabi duduk berduka dan lama berdiam diri bersama para sahabatnya.

Nabi berkata bahwa Ja’far bin Abi Thalib yang terputus kedua tangannya itu kelak akan diganti oleh Allah dengan dua sayap di syurga. Dan Nabi menghargainya dengan menyebutnya sebagai  Ja’far at-Thayyar, artinya Ja’far yang akan terbang di syurga dengan dua sayap.

Nabi juga menyebut Sayyidina Hamzah yang gugur di peperangan Uhud dalam keadaan yang sangat mengenaskan dimana jantungnya dicopot dan dikunyah-kunyah oleh  Hindun ( ibunya Muawiyah dan neneknya Yazid) sebagai Sayyidus Syuhada’ Penghulu para syuhada’.

Lima puluh tahun setelah wafatnya Rasulullah saw cucu Nabi tercinta yang bernama Husain bin Ali gugur di medan Karbala bersama beberapa cucu-cucu Nabi yang lain seperti Ali Akbar, Ali Asghar, Qasim bin Hasan dan lain-lain dalam keadaan yang lebih mengenaskan: kepala dipenggal, tangan diputus, kaki ditebas, bahkan puluhan kepala para syuhada’ itu ditancapkan di atas tombak dan diiring keliling kota Kufah dan Syam bersama wanita- wanita suci keluarga Nabi yang ditawan bagaikan budak-budak tawanan.

Bayangkan sekiranya Nabi yang mulia menyaksikan tragedi Karbala ini apa yang akan beliau katakan?

Bagaimana cucuran air mata Nabi akan tumpah?

Assalamu alal Husain

Wa ala Ali ibnul Husain

Wa ala awladil Husain

Wa ala ashabil Husain

About admin