Gema Shalawat Bersama Haddad

Rabu (27/4) warga Banjarnegara bershalawat bersama Haddad Alwi dalam acara Israk Mikraj dan pelantikan pengurus NU dan Anshor Cabang Kaliwinasuh di lapangan desa Kaliwinasuh, Kecamatan Purewarja Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Warga Kaliwinasuh dan daerah sekitar hadir membeludak, hampir memenuhi lapangan desa itu.

Haddad Alwi yang dijadwalkan tampil pukul 20.00 WIB baru bisa naik ke atas panggung pada pukul 23.00 WIB. Tapi hal itu tak menurunkan antusiasme hadirin, melainkan justru membuat mereka sangat bersemangat, menciptakan suasana lapangan riuh dengan lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad saw.

Haddad Alwi mengawali penampilannya dengan mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad saw disusul lagu Shalatullah sebagai lagu pembuka.

Suasana makin meriah namun tetap khidmat saat Haddad membawakan lagu Shalli wa Sallim Daiman al-Ahmada.

Selain bershalawat, di tengah penampilannya Haddad juga mengajak para hadirin selalu mencintai dan meneladani Rasulullah saw dan tak lupa untuk selalu bersyukur kepada Allah karena telah dihidupkan dan dijadikan-Nya sebagai umat beliau saw.

“Kaum Muslimin zaman ini mendapatkan nikmat sangat besar. Nikmat yang tidak dimiliki oleh umat nabi sebelumnya. Nikmat tersebut adalah Allah telah menjadikan kita sebagai umat Rasulullah yang sangat mencintai dan selalu mendoakan kebaikan untuk umatnya. Nikmat tersebut wajib kita syukuri. Dengan bershalawat kepada beliau itulah wujud ekspresi cinta kita kepada Rasulullah dan Allah SWT,” terang Haddad.

Di pertengahan acara, Haddad makin membius para hadirin dengan berinteraksi langsung ke tengah-tengah mereka sambil menyanyikan lagu Rindu Muhammadku.

Sebelum mengakhiri penampilannya, Haddad menyampaikan pesan kepada para hadirin, hendaknya sebagai pencinta Rasulullah kaum Muslimin tidak menyakiti sesamanya, apalagi menjadi sombong dengan saling mengkafirkan satu sama lain.

“Mencintai Rasulullah artinya adalah mencintai persatuan kaum Muslimin dengan membantu mereka yang sedang kesulitan. Bagi para suami, tugas merekalah bekerja keras mencari rezeki yang banyak dan halal karena dengan rezeki yang banyak, selain untuk menghidupi keluarga juga untuk membantu kaum Muslimin lain yang sedang kesulitan. Bagi para istri, hargailah kerja keras para suami dan selalu bahagiakan mereka. Bagi para pemuda, belajarlah dengan tekun dan penuh semangat,” pesan Haddad sebelum menutup acara dengan lagu Rindu Muhammadku dan memimpin doa bersama.

Ada enam lagu yang dibawakan Haddad malam itu; Shalatullah, Shalli wa Sallim Daiman al-Ahmada, Ahmad ya Habibi, Allah Allahu, Muhammad Nabiku, dan Rindu Muhammadku. (Husain/Yudhi)

Related posts:


BungaOBITUARI – Selamat Jalan Kembang Ahlulbait Indonesia


Seminar Titik-Temu Sunni-SyiahGus Nuril dan GusDurian Ungkap Taktik Takfiri Incar NU


gus-mus-MuktamarGus Mus : Islam Nusantara Jawaban Bagi Dunia Islam


workshop-validasi-Penerjemahan-al-Quran-bahasa-Mongondow-1Kemenag Gelar Workshop Validasi Terjemahan Alquran Bahasa Mongondow

About admin