Dr. Khamami Zada: Jangan Sampai Indonesia Alami Nasib seperti Suriah

Jumat (25/11), LAKPESDAM PBNU mengadakan diskusi yang mengambil tema “Membendung Arus Sektarianisme; Konflik Timur Tengah Perspektif Indonesia” di Perpustakaan PBNU, Jakarta.

Dalam diskusi ini turut hadir sebagai narasumber Dr. Khamami Zada yang sebelumnya aktif menulis mengenai terorisme dan peneliti dari IPAC.

Khamami menceritakan tentang kondisi di negara Eropa saat terjadi aksi terorisme dan banjir pengungsi dari Suriah, selain menanggapi upaya deradikalisasi oleh BNPT yang tidak sepenuhnya bisa menghadang “mujahidin” yang kembali dari Suriah.

“BNPT belum berhasil, khususnya dalam mengubah perilaku pelaku terorisme dari Suriah. Maka harapannya, pemerintah bisa menyusun konsep deradikalisasi yang lebih baik lagi,” harapnya.

Peneliti IPAC ini juga menceritakan tentang awal terbentuknya ISIS yang menimbulkan dua narasi besar, yaitu anti Syiah dan akhir zaman, sekaligus menceritakan motivasi ikut jihad selain karena design keyakinan atas nilai-nilai kebaikan, ada juga yang hanya karena ingin merasakan keterlibatan di medan perang saja.

“Pelajaran yang bisa diambil untuk Indonesia adalah selain adanya hasutan SARA, jangan sampai Indonesia kedepannya mengalami kondisi yang sama akibat aksi para pelaku teror seperti di Suriah,” tambahnya.

Sebelum acara ditutup, narasumber menanggapi pertanyaan peserta diskusi terkait ancaman kebangsaan dan isu-isu terorisme di Indonesia. (Zainuddin/Yudhi)

Related posts:

Sayyid Musawi (Atas 2 dr kiri)Sayyid Musawi: Syarat Utama Qurban adalah Takwa ABI-Sulteng-BerbagiJelang Idulfitri ABI Sulteng Berbagi muktamar-nu-ke-33-ABI-PressJokowi: Islam Nusantara Role Model Islam Damai Kemenang-Pontianak-2Buka Rakerda Kanwil Depag Kalbar, Menag Tekankan Jajarannya Update Isu-Isu Aktual Keagamaan

About admin