Desain Awal Kampung Literasi Sigi (KLS)

Kampung Literasi Sigi dibentuk dan dilaunching di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah pada tanggal 27 Oktober 2018. Disuatu desa yang jaraknya cukup jauh dari Ibu Kota Sulawesi Tengah, yaitu Desa Walatana Kabupaten Sigi. Kirakiranya jaraknya 39 KM dari kota Palu yang ditempuh dalam waktu 1,5 Jam.

Kampung Literasi Sigi terbentuk atas inisitaif warga masyarakat yang hadir pada rapat bersama yang terdiri dari para relawan dari ABI Rescue Jakarta, Pemerintah Desa, Orangtua, Siswa-Siswi serta Mahasiswa di Desa Walatana pada saat evaluasi Sekolah Darurat dalam penanganan bencana Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi yang terjadi di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala pada tanggal 28 Sep 2018.

Sebagai kelanjutan module sekolah darurat, masyarakat menilai bahwa program-program pendidikan yang dijalankan pada saat sekolah darurat harus dilanjutkan walaupun sekolah darurat berakhir pada saat anak-anak mulai aktif bersekolah. Dibentuklah suatu lembaga kepemudaan yang dinamakan Kampung Literasi Sigi atau disingkat KLS.

Kampung Literasi Sigi (KLS) merupakan lembaga kepemudaan yang berperan dalam upaya pengembangan kegiatan-kegiatan literasi khususnya di Kabupaten Sigi. Pengembangan module literasi dibuat dalam rangka meningkatkan minat baca, kemampuan menulis, berpikir dan memahami serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kampung Literasi Sigi (KLS) memulai pengembangan minat baca dengan module mendirikan pojok baca atau perpustakaan desa dengan kelengkapan bukubuku yang bisa diakses oleh semua masyarakat, mulai dari anak-anak, siswa, mahasiswa hingga orang tua. Pojok baca Desa akan didesain secara kreatif dan berkesinambungan dengan membuat program-program lomba, training, studi banding, serta lovely dengan buku. (Mahadin)

Baca juga: Dinas Perpustakaan Daerah Dukung Kampung Literasi Sigi

About admin