Cara Masyarakat Kalicecep Wonosobo Memperingati Asyura

Cara Masyarakat Kalicecep Wonosobo Memperingati Asyura

Dalam rangka memperingati Asyura (10 Muharam), Sabtu (8/10), masyarakat Kalicecep Wonosobo mengadakan kegiatan sosial santunan anak yatim dan pengajian umum di Masjid Jami’ Kalicecep. Kegiatan ini dilakukan melalui organisasi kemasyarakatan Fatayat dan Muslimat setempat dan merupakan kegiatan tahunan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

Menurut Suniyah, selaku Ketua II Fatayat Kalicecep, sengaja kegiatan ini dilakukan tidak bertepatan dengan tanggal 10 Muharam disebabkan adanya penyesuaian jadwal dengan Ibu Nyai Mar’atus Sholihah dari Banjarnegara yang merupakan penceramah dalam pengajian umumnya. Namun demikian semangat masyarakat Kalicecep dalam memperingati Asyura dengan memberikan donasinya untuk menyantuni anak yatim tetaplah terlihat meningkat.

“Kegiatan santunan pada tahun ini memang terhitung meningkat jika dilihat dari kesadaran sosial masyarakat Kalicecep sebagai penyumbang sumber dananya. Pada tahun lalu terkumpul dana santunan sekitar 9 juta rupiah, namun saat ini terkumpul sampai lebih dari 12 juta rupiah. Dan semua itu murni dana dari masyarakat kita sendiri,” tambah Suniyah selaku Ketua Fatayat Kalicecep.

Bersamaan dengan itu, Sulasih, yang merupakan Ketua Muslimat Kalicecep menjelaskan bahwa bagi masyarakat di daerah lain mungkin itu bukanlah dana yang besar, namun jika melihat kondisi masyarakat Kalicecep dengan rata-rata perekonomian pedesaan sudah pasti hal itu cukup menunjukkan tingkat kepedulian sosial yang tinggi terutama kaitannya dengan kesadaran dalam menghormati Asyura (10 Muharam). (Malik Az/Yudhi)

Related posts:

yapi bangilSidang Kasus YAPI kaligrafiramadhanLukisan Kaligrafi Dipamerkan Selama Ramadhan Membumikan Islam NusantaraIslam Khas Nusantara Sebuah Keniscayaan poster-politik-surabayaUnjuk Rasa Poster Kritis

About admin