Ahlul Bait Indonesia Menolak Separatisme di Indonesia

Dalam sejumlah media nasional dan media online hari ini terdapat pernyataan sikap Ketua Umum PBNU KH. Said Agil Siraj yang secara tegas menolak siapa saja dari warga negara Indonesia yang mengusung bulletin separatisme. Beliau menegaskan bahwa separatisme adalah musuh bagi Nahdlatul Ulama dan seluruh komponen bangsa ini. Beliau juga meminta pemerintah harus menyikapi dengan serius seruan separatisme tersebut.  “Seruan separatisme itu sangat berbahaya, tidak boleh didiamkan,” katanya.

Menanggapi seruan tersebut Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia menegaskan beberapa sikap sebagai berikut:

1. Dalam kondisi apapun, Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia mengaggap keutuhan bangsa dan negara sebagai prioritas tertinggi. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah hasil jerih payah perjuangan para pendiri dan pahlawan yang harus dijaga dengan tekad yang tinggi.

2. Menegaskan kembali sikap dan prinsip Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia yang mengakui dan menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh sebab itu, ABI memandang bahwa Pancasila dan NKRI adalah final dan tidak boleh diganggu gugat.

3. Menyeru umat Islam agar mempererat tali persaudaraan di antara mereka dan menolak segenap ajakan untuk bercerai-berai karena perpecahan dan pertikaian di dalam tubuh umat ini hanya akan merugikan umat itu sendiri dan membuatnya terus terbelakang.

4. Menyeru segenap komponen bangsa agar bersama-sama turut serta menjaga keutuhan dan kesatuan negara dengan menunjukkan sikap patriotik dan melawan upaya-upaya untuk memecah belah bangsa dengan hasutan-hasutan yang bermuatan SARA.

5. Meminta seluruh kalangan bangsa agar menolak provokasi SARA dan ujaran kebencian yang dapat berujung dengan perpecahan dan konflik horisontal yang merugikan semua anak bangsa.

6. Meminta pemerintah menindak tegas siapa saja yang bergerak, baik atas nama pribadi maupun organisasi, untuk melakukan upaya-upaya perpecahan dan separatisme.

7. Menuntut media massa lebih berhati-hati dalam mengutip masalah Syiah, karena komunitas Syiah di Indonesia telah memiliki perwakilan resmi berupa organisasi yang terdaftar di instansi-instansi pemerintah yang terkait.

Demikianlah pernyataan sikap Ormas Ahlul Bait Indonesia. Semoga Allah memberi kejayaan dan kemakmuran bagi Tanah Air tercinta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Ketua Umum DPP Ahlul Bait Indonesia

KH Hassan Daliel

Related posts:

Surat Pegowes Syiah Sampang Untuk Pak SBYLaporan Publik Temuan Rekomendasi Setahun Kasus Syiah Sampang (Komnas HAM, Komnas Perempuan, KPAI, dan LPSK) Bendera Ahlulbait IndonesiaPernyataan Pers Ahlulbait Indonesia Terkait Konflik di Yaman Ahlulbait Indonesia (ABI)Ucapan Selamat Idul Fitri 1436 H DPP Ahlulbait Indonesia 1 Ramadhan di tahun 2015Siaran Pers Dewan Isbat Ahlulbait Indonesia (ABI) Ramadhan 1437 H

About admin