Monthly Archives: November 2018

Penjajahan Gaya Baru: Karena Ketidaktahuan atau Kapitalisasi Para Elit?

Dalam perang asimetris, ada tiga tahapan yang dilalui, yaitu isu, tema, lalu skema atau agenda. Mereka menebarkan isu lalu memainkan tema, selanjutnya akan menjalankan skema atau agen da penjajahan gaya baru. Penjajahan tanpa senjata, namun tetap menginvasi dan mengambil kekayaan alam yang ada pada suatu daerah. Hendrajit dari Global Future Institute saat membuka diskusi, Sabtu 10 Nov 2018 di Islamic ...

Read More »

Ciri-ciri Fisik Nabi Muhammad Saw

Pipi Nabi saw biasa (pantas dan enak dilihat), tidak banyak berdaging atau kurang.[18] Pipinya penuh dan tidak cekung.[19] Hidung Beliau berhidung kecil dan mancung. [20] Lubang hidungnya tidak sempit. [21] Mulut Mulut Nabi saw lebar, tapi serasi (dengan wajahnya) [22] Dagu Beliau berdagu pendek dan pas (ukurannnya).[23] Gigi Gigi bagian depan beliau berjarak serasi satu sama lain. [24] Giginya juga ...

Read More »

Mengenal Sosok Nabi Muhammad Saw Melalui Ayat Suci Alquran

Sebelum memulai tulisan kali ini, kami mengucapkan selamat berbahagia kepada seluruh umat Muhammad atas lahirnya Manusia Termulia, penutup para Nabi, Baginda Muhammad saw. Kita semua tau bahwa nama Muhammad saw adalah nama yang pale terkenal di segala penjuru langit dan bumi, namun dibalik kemasyhuran namanya, sulit untuk menjangkau keagungan dan kemuliaannya. Kita hanya mampu mengambil penggalan demi penggalan kemuliaannya melalui ...

Read More »

Prof Nasaruddin Umar: Napas Agama dalam Sila Kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab

Sila kedua dari Pancasila, “Kemanusiaan yang adil dan beradab” sungguh sarat dengan muatan agama. Sila ini seolah menggambar­kan tujuan umum agama (maqashid al-syari’ah). Kosa kata ini yang digunakan dalam sila kedua ini kes­eluruhannya berasal dari bahasa agama. Kata “kemanusiaan” berasal dari akar kata bahasa bahasa Arab “anisa-ya’nas” jinak, ramah, dan senang. Dari akar kata itu lalu lahir hata “insan” (manusia), ...

Read More »

Dr. Haedar Nashir: Perebutan Kekuasaan dan Egoisme Kelompok yang Berlebihan Dapat Menggerus Kebersamaan

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kontestasi politik memang wajar dengan dinamika persaingan dan perebutan kepentingan. Namun manakala tidak terkelola dengan baik dan dibiarkan serba bebas maka dapat  memicu konflik dan retak sosial antarsesama anak bangsa secara saling berhadapan dan bermusuhan. Baca juga Boleh Berbeda, Tapi Tetap Bersaudara ! “Karenanya penting dilandasi  nilai “ta’awun” untuk saling peduli dan ...

Read More »

Kelahiran dan Masa Kecil Nabi Muhammad Saw

Tahun kelahiran Nabi Muhammad saw tidak bisa diketahui dengan pasti. Ibnu Hisyam dan yang lainnya menulis bahwa tanggal kelahirannya terjadi pada Tahun Gajah; tetapi secara pasti tidak dapat juga ditentukan bahwa sebenarnya kapan dan pada tahun apa peristiwa perang gajah terjadi. Mengingat bahwa para sejarawan menulis tentang hari wafat Nabi Muhammad saw pada tahun 632, dan ketika wafat ia berumur 63 ...

Read More »

Syiah di Indonesia dan Dinamika Politik Iran (bag 5 Republik Islam Iran)

Republik Islam Iran Syiah sering dikaitkan dengan Iran. Pengaitan ini kadang karena minimya informasi. Kadang pengidentikan ini dilakukan secara sengaja demi tujuan dan tendensi kebencian alias fitnah. Iran menjadi Republik Islam tidak melalui pemaksaan, tetapi melalui referendum dengan partisipasi terbanyak dalam sejarah. Referendum diadakan untuk mengukur akseptabilitas (keterterimaan). Kemudian akseptabilitas menjadi legalitas untuk mendirikan negara Islam Iran. Setelah rakyat memilih ...

Read More »

Biografi Singkat Imam Hasan al Askari As

Abu Muhammad Hasan bin Ali as adalah Imam kesebelas bagi para pengikut Muslim Syiah dan dia adalah ayah Imam Zaman as, dia lahir di kota Madinah pada tahun 232 H. Kemasyhurannya dengan “Askari” diyakini karena dia dipaksa untuk tinggal di sebuah kota militer Samarra. Pembatasan-pembatasan yang ketat dari pihak pemerintah pada kehidupan Imam Askari as menyebabkannya memilih perwakilan untuk berkomunikasi dengan para pengikut Syiah. Utsman bin ...

Read More »

Syiah di Indonesia dan Dinamika Politik Iran (bag 4 Iranisme & Gerakan Transnasional)

“Iranisme” Syiah tampil dengan dua ciri khas yaitu poros Arab dan poros Iran. Syiah di Iran lebih bercorak mistik dan filosofis, sedangkan Syiah di Irak dan Negara-negara Arab lainnya, seperti Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Lebanon dan lainnya lebih bercorak ortodoks. Meski demikian, warna Syiah di setiap negara Arab punya ciri lokalnya masing-masing. Ciri-ciri itu dibentuk oleh identitas etnik, budaya, geografis, ...

Read More »

Syiah di Indonesia dan Dinamika Politik Iran (bag 2 Wilayatul Fakih)

Wilayatul Faqih Syiah seringkali dikaitkan dengan isu politik Iran. Salah satunya adalah wilayah al-faqih. Wilayah al-faqîh bermakna ketika masyarakat Syiah menjadi bagian dari bangsa itu sendiri. Sebagaimana iman dan amal mesti seimbang dalam sendi kehidupan kita, maka iman seorang Syiah menjadi sempurna dengan mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara dimana ia hidup. Jadi, kesyiahan dan ke-Indonesiaan hampir sejajar. Kesyiahan itu ...

Read More »